Banda Aceh (ANTARA) - Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) Iskandar Muda, Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Ali Imran akan membentuk putra-putri terbaik bangsa di daerah menjadi prajurit petarung TNI Angkatan Darat dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
 
Penegasan itu dikatakan Brigjen TNI Ali Imran, setelah menjalani prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) Danrindam IM yang dipimpin oleh Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, Sabtu (11/4/2026), di Aula Gedung Malahayati Kodam IM, Banda Aceh.

Putra asli Aceh itu menerima amanah  memegang tampuk kepemimpinan tongkat komando satuan Rindam Iskandar Muda menggantikan Brigjen TNI Hasandi Lubis berpindah melanjutkan pengabdian di Mabesad.

Baca juga: Pecah bintang, Danrem Lilawangsa Ali Imran sandang pangkat Brigjen TNI

Lebih lanjut, Perwira Tinggi (Pati) TNI Korps Baret Merah Kopassus itu menyebutkan, Rindam adalah lembaga pendidikan dan latihan bagi prajurit. Berfungsi menggembleng Bintara, Tamtama, dan Perwira agar profesional, handal, serta memiliki militansi tinggi.

“Disinilah tempat pembentukan fisik dan mental generasi penerus terbaik Bangsa menjadi seorang prajurit TNI AD yang Prima. Mewujudkan prajurit yang Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif, termasuk Anak-anak Aceh putra daerah yang siap menjaga keutuhan NKRI, dari Sabang sampai Merauke,” ujarnya.

Jenderal Ali Imran menambahkan, bukan hanya dirinya, bahwa banyak putra Aceh yang menjadi prajurit TNI, termasuk hari ini menjalani tradisi satuan menerima jabatan baru sebagai Kapok Sahli Pangdam IM, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi.

“Kita Aceh bangga, banyak putra-putri daerah menjadi TNI, bahkan menjabat di Kementerian RI. Selain itu, begitu besar putra terbaik Aceh yang berminat mendaftarkan diri untuk menjadi seorang prajurit abdi negara, oleh karena itu, siapkan diri, mental dan fisik serta kesehatan,” katanya.

Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto bersama Kabinet Merah Putih terus berjuang membawa perubahan besar untuk bangsa ini. Hal itu bertujuan untuk kemakmuran negeri beserta seluruh rakyat Indonesia.

“Jadi bukan hanya TNI, akan tetapi seluruh rakyat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke berkewajiban mendukung asta cita Presiden, yaitu, memperkokoh ideologi, pertahanan, kemandirian bangsa termasuk pangan dan energi, SDM, hilirisasi, pemerataan ekonomi, dan kerukunan, mencapai Indonesia Emas 2045," demikian Brigjen TNI Ali Imran.


Baca juga: Danrem 011 Lilawangsa bangun rumah layak huni untuk lansia di Pidie



Pewarta: Rahmat Fajri
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026