Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan pembinaan sejumlah desa di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, sebagai upaya mewujudkan Satu Data Indonesia melalui program Desa Cantik (cinta statistik).

"Pembinaan ini merupakan bagian dari program Satu Data Indonesia yang dilaksanakan bersama oleh Bappeda sebagai koordinator, Diskominfo sebagai wali data, dan BPS sebagai pembina data," kata Kepala BPS Kabupaten Nagan Raya, Dr Nuri Rosmika dalam keterangan diterima Selasa.

Ada pun desa yang mendapatkan pembinaan pada tahun ini diantaranya  esa Alue Ie Mameh, Desa Ujong Padang, dan Desa Jogja, Kecamatan Kuala, sebagai Desa Cantik tahun 2026.

Baca juga: BPS Aceh Barat gandeng pemerintah daerah perbarui DTKS

Ia mengatakan, pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) merupakan implementasi Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2018 tentang Satu Data Indonesia (SDI).

Menurutnya, hasil yang ingin dicapai dari program desa cantik berupa data desa yang nantinya dipublikasikan melalui aplikasi SIGAP di bawah Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG).

“Karena itu, BPS bersama Bappeda, Diskominfo, dan DPMG akan melakukan pembinaan Desa Cantik hingga akhir tahun ini,” ujarnya.

Nuri menambahkan, program Desa Cantik telah dijalankan BPS sejak tahun 2022 dan setiap BPS kabupaten/kota diwajibkan memiliki sedikitnya tiga desa binaan.

“Perencanaan pembangunan terbaik bersifat bottom up, yaitu berasal dari desa,” katanya menambahkan.

Nuri mengatakan, desa sebagai ujung tombak pembangunan juga menjadi ujung tombak pengumpulan data sektoral menuju terwujudnya Satu Data Indonesia.

Baca juga: Aceh raih indeks demokrasi terbaik di sumatera dan ketujuh nasional

Untuk itu, diperlukan pembinaan sumber daya manusia kepada aparatur desa agar menghasilkan data yang berkualitas dari level terbawah sehingga membentuk data akurat hingga level kecamatan dan kabupaten.

Ia juga menyampaikan bahwa pendataan Sensus Ekonomi 2026 berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Agustus 2026, mencakup semua usaha, baik perorangan maupun berbadan usaha, baik yang memiliki tempat khusus, usaha rumah tangga, maupun usaha digital.

Kegiatan tersebut juga mencakup usaha pertanian dan usaha nonpertanian, baik yang dilakukan masyarakat, swasta, maupun pemerintah,” tutupnya.

Bupati Nagan Raya, Aceh, Teuku Raja Keumangan mengatakan dengan adanya pencanangan Desa Cantik ini dapat mendorong tercapainya data valid dan akurat dari desa yang dapat dijadikan patokan pembangunan desa, kecamatan, di Kabupaten Nagan Raya.

Pemerintah daerah juga mendukung penuh kegiatan Sensus Ekonomi 2026 yang saat ini sudah berjalan, dan mengajak seluruh lapisan masyarakat Nagan Raya agar ikut menyukseskan sensus tersebut dengan memberikan keterangan data dengan jujur dan sebenar-benarnya kepada petugas yang melakukan pendataan.

Baca juga: BPS Aceh kerahkan ribuan petugas sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2026