Lhoksukon (Antaranews Aceh) - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, mengajak semua pihak untuk menjaga kelestarian biota laut, sehingga hasil laut bernilai ekonomis dapat dinikmati berkesinambungan.

"Bila kelestarian biota laut dapat terjaga dengan baik, maka potensi yang ada di laut akan melimpah," kata Kepala DKP Aceh Utara, Jafar Ibrahim yang didampingi Koordinator Penyuluh Perikanan, Agussalim, di Lhoksukon, Sabtu.

Dikatakan, agar kontribusi salah satu sumber utama pangan tersebut dapat terwujud dan melimpah, maka pelestarian ekosistemnya perlu dijaga secara bersama-sama dan berkesinambungan pula.

"Menjaga biota laut bukan hanya tugas nelayan dan DKP semata, tetapi tugas kita masyarakat secara bersama-sama, karena kerusakan ekosistem laut, seperti terumbu karang tidak hanya diakibatkan pukat harimau, tetapi sampah dan limbah," sebutnya lagi.

Lebih lanjut dijelaskan, rusaknya terumbu karang yang merupakan salah satu biota laut ini, tidak hanya dilakukan nelayan dengan menangkap ikan menggunakan pukat harimau.

Tetapi, sebutnya, juga diakibatkan produksi sampah rumah tangga dan limbah industri yang dibuang ke sungai yang ujungnya bermuara ke laut.

Pembuangan sampah dan limbah sungai dan laut itu, kata Jafar Ibrahim, tentu tidak dapat dibenarkan karena dapat mencemari lingkungan yang berujung rusaknya ekositem laut.

Oleh karena itu, DKP mengajak semua pihak untuk tidak membuang sampah serta limbah ke sungai dan laut.

"Kita mengajak semua pihak untuk tidak membuang sampah ke sungai dan laut, karena ini dapat mencemari lingkungan. Mari secara bersama-sama menjaga kelestarian biota laut agar tidak rusak," harap Jafar Ibrahim.

Pewarta: Zubir

Uploader : Salahuddin Wahid


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2018