Organisasi kemanusiaan nirlaba Aksi Cepat Tanggap Provinsi Sumatera Selatan mendatangkan syech asal Palestina untuk mengkampanyekan kurban bagi warga Gaza dalam masa Lebaran Idul Adha.

Humas ACT Sumsel Hening Ugi Nastiti di Palembang, Selasa, mengatakan syech (guru) Mahmoud Mohammed Jabar sudah melakukan perjalanan di beberapa kabupaten di Sumsel diantaranya, Palembang, Banyuasin, Musi Banyuasin, Muara Enim dan Pagaralam.

Roadshow ini sudah berlangsung di masjid-masjid sejak Juli 2019, yang ditargetkan berakhir pada 2 Agustus nanti di Pagaralam.

“Responnya sangat positif, banyak kurban yang disalurkan melalui kami,” kata dia.

Dalam pertemuan tersebut, syech juga mengungkapkan kondisi terkini di jalur Gaza karena adanya pendudukan oleh Israel.

Kisah nyata yang disampaikan ini ternyata cukup mengetuk semangat berkurban umat Muslim di Sumatera Selatan.

Branch Manajer ACT Sumsel Ardiansyah menambahkan sejak awal Ramadhan Israel melancarkan bom-bom lewat serangan udara dengan menargetkan 60 wilayah sasaran, akibatnya 26 orang meninggal dunia, 177 orang luka-luka, dan sekitar 200 bangunan di sepanjang Jalur Gaza hancur lebur.

Membantu Palestina, kata dia, telah menjadi fokus Pemerintah Indonesia karena tertuang dalam pembukaan UUD 1945 yang implementasinya terus dilakukan pada level diplomatik untuk membela hak-hak Palestina.

Tetapi dari sisi kemanusiaan, semua masyarakat Indonesia terutama Sumsel memiliki peran penting yang sama untuk membantu Palestina dalam bentuk apapun sebab gempuran Israel mengakibatkan berbagai krisis di Palestina sampai saat ini, kata dia.

“ACT juga terus mengkampanyekan kurban bagi warga Gaza ini, karena masa waktu masih memungkinkan,” kata dia.

ACT sebagai lembaga kemanusiaan juga telah menyediakan rekening khusus untuk bantuan kurban bagi warga Palestina. Para pendonor dapat menyumbangkan melalui rekening ACT BNI Syariah 888000237.

Sejauh ini, ACT terus membuka posko bantuan di Palestina untuk meringankan penduduk Muslim di sana.


 

Pewarta: Dolly Rosana

Uploader : Salahuddin Wahid


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2019