Jakarta (ANTARA) - Pihak kepolisian mengamankan tiga orang demonstran yang diduga berbuat rusuh dalam demonstrasi yang berlangsung di Jalan Tentara Pelajar, Jakarta Barat, tepatnya di Perlintasan rel kereta Palmerah, dekat pintu belakang Gedung DPR/MPR RI, Senin petang.

"Kamu dibilang bubar, masih saja enggak bubar," ujar salah seorang polisi yang mengamankan demonstran.

Baca juga: Kericuhan pecah di Jakarta, polisi tembakkan gas air mata

Pihak kepolisian menciduk para demonstran yang sebelumnya diduga berbuat kericuhan di sekitar perlintasan rel kereta Palmerah.

Ketiga demonstran kemudian digiring masuk ke dalam kompleks perlemen DPR/MPR RI.

Baca juga: Demonstran pelajar di dekat Stasiun Palmerah mulai lempari polisi

Dalam interogasi singkat yang dilakukan oleh kepolisian, para demonstran yang tertangkap mengaku tidak turut serta dalam kericuhan.

"Saya enggak ikutan pak, saya cari keponakan saya," kata salah seorang demonstran dengan olesan pasta gigi di bagian bawah mata.

Baca juga: Polisi imbau anak di bawah umur tinggalkan area demo DPR

Pihak kepolisan kemudian mengamankan ketiga demonstran tersebut masuk ke arah Gedung DPR/MPR RI.

Sebelumnya, kericuhan pecah dalam demonstrasi yang berlangsung di Jalan Tentara Pelajar, Jakarta Barat.

Dalam kericuhan tersebut, aparat kepolisian terpaksa menembakkan gas air mata, setelah demonstran terus memprovokasi dengan melemparkan batu dan botol mineral ke arah barikade aparat kepolisian.

Pewarta: Fathur Rohman
Editor : Heru Dwi Suryatmojo

COPYRIGHT © ANTARA 2026