Banda Aceh, 15/4 (Antaraaceh) - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh Sulaiman Abda mengatakan Pemerintah Aceh harus mewujudkan pendidikan bermartabat guna melahirkan generasi yang berpengetahuan dan berakhlak mulia di masa mendatang.
"Sistem pendidikan bermartabat ini saya maksudkan ada keseimbangan antara pendidikan umum dan Agama Islam. Itu yang harus diterapkan di Aceh sebagai provinsi yang memiliki kekhususan," katanya di Banda Aceh, Selasa.
Hal tersebut disampaikan disela-sela rapat dengar pendapat umum (RDPU) terhadap rancangan Qanun (Perda) Aceh tentang perubahan Qanun Aceh Nomor 5 tahun 2008 tentang penyelenggaraan pendidikan.
Ia menjelaskan, Pemerintah Pusat telah memberikan kekhususan bidang pendidikan dan Syariat Islam untuk provinsi ujung paling barat Indonesia tersebut.
Kekhususan itu, menurut politisi Partai Golkar harus dimanfaatkan secara optimal bagi kemajuan pendidikan yang seimbang antara umum dengan agama yang merupakan kearifan lokal dimiliki provinsi berjuluk Serambi Mekah ini.
"Melalui lembaga pendidikan, mari kita tingkatkan 'akhlakulkarimah' sehingga kedepan kita melahirkan pemimpin-pemimpin Aceh yang berkualitas ilmu pengetahuan dan berakhlak mulia. Kalau akhlak mereka baik, maka jika jadi pimpinan akan lebih baik lagi," kata Sulaiman Abda menambahkan.
Ia menilai, kondisi pendidikan Aceh dan akhlak generasi saat ini cukup memprihatinkan dan jauh berbeda dengan masyarakat Aceh masa lalu.
Oleh karena itu, Sulaiman Abda meminta Pemerintah Aceh dan pihak-pihak terkait lainnya agar ikut memberikan konstribusi dan menyusun agar Qanun tentang pendidikan yang akan direvisi tersebut dapat memperhatikan kearifan lokal yang dimiliki provinsi ini.
"Sistem pendidikan secara nasional tidak kita hilangkan, namun dalam penyusunan Qanun nanti juga perlu diperhatikan kearifan lokal dan kekhususan Aceh sebagai provinsi berotonomi luas," kata dia menambahkan.
Untuk itu, semua pihak juga harus mewujudkan agar kualitas pendidikan Aceh lebih baik dan kedepan tidak jauh tertinggal dari provinsi lain di Indonesia.
"Kita tidak bilang mutu pendidikan Aceh itu hancur. Tapi, yang lebih penting semua pihak harus terdorong untuk bersama-sama berbuat untuk meningkatkan kualitas pendidikan Aceh agar lebih baik lagi," kata Sulaiman Abda.

Pewarta: Pewarta : Azhari
Editor : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026