Banda Aceh (ANTARA) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh Daud Pakeh mengajak masyarakat dalam kehidupan beragam perbedaan ini agar tidak ada jarak dan pemisah, namun sebaliknya menciptakan kebersamaan di atas kebinekaan.

"Yang kita inginkan adalah bagaimana umat itu harus maju, maju itu jelas kita harus bersatu. Dengan (momentum) Hari Amal Bakti ini bahwa Kemenag betul-betul sebagai lembaga pemersatu umat," katanya di Banda Aceh, Jumat.

Baca juga: Lima guru madrasah berprestasi terima penghargaan dari Kemenag

Pernyataan itu disampaikan Daud disela-sela upacara Hari Amal Bakti (HAB) ke-74 Kementerian Agama di halaman Kanwil Kemenag Provinsi Aceh. 

Ia menyebutkan sebagai lembaga pemersatu umat maka Kemenag Aceh berharap bahwa umat harus bersatu dalam kondisi apapun dalam rangka merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Daud mengatakan sesuai dengan arahan Menag RI bahwa memulai 2020 ini seluruh pegawai jajaran Kemenag untuk terus meningkatkan kinerja, dalam rangka memberi pelayanan kepada umat dari agama apapun.

"Karena Kemenag sebagai lembaga umat, pembinaan umat, khusus hal yang menyangkut keagamaan dan pendidikan," katanya.

Lebih lanjut, kata dia, Kanwil Kemenag Aceh ke depan juga akan fokus kepada mutu pendidikan, baik pendidikan umum maupun pendidikan agama dalam rangka meningkatkan layanan umat beragama.

"Pemahaman tentang keagamaan yang benar untuk menghindari betul-betul, bagaimana paham-paham radikalisme itu tidak boleh berkembang karena itu memang hal yang sangat berbahaya," katanya.

Pewarta: Khalis Surry
Editor : Heru Dwi Suryatmojo

COPYRIGHT © ANTARA 2026