Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro di Idi Kamis mengatakan bom tersebut ditemukan oleh Saiful ketika ia hendak membuat usaha ternak ayam potong di lahan miliknya dengan menggunakan alat berat jenis escavator.
Setelah operator alat berat beroperasi dengan merapikan tanah agar terlihat rata dan rapi, tiba-tiba escavator menyentuh sesuatu seperti pipa, sehingga operator alat berat itu menghentikan pekerjaannya dengan memanggil Saiful untuk mendekati pipa tersebut.
Baca juga: Warga Aceh Utara temukan bom sisa konflik
Setelah dilihat dengan jelas ternyata sebuah bom jenis pipa rakitan yang agak tertanam sekitar 0,5 meter dari atas tanah.
"Karena merasa takut akan terjadi apa-apa. Mereka langsung menghubungi pihak Polsek Julok yang selanjutnya meneruskan ke Polres Aceh Timur lalu berkoordinasi dengan tim Jibomb Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor Aramiah, selanjutnya bom rakitan tersebut dievakuasi tim Jibomb Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor Aramiah," pungkas AKBP Eko.
Pewarta: HayaturrahmahEditor : Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.