"Situasi cukup mengkhawatirkan, kami jajaran Pemerintahan Kota Banda Aceh akan terus berupaya meminimalisir penyebaran. Dalam kondisi seperti ini warga diharapkan tetap tenang, dan mematuhi imbauan yang ada," kata Aminullah di Banda Aceh, Ahad.
Wali kota mengaku, terus memantau berbagai perkembangan terjadi dari kasus bahaya virus corona baru yang semakin meluas baik Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan pasien meninggal dunia akibat COVID-19.
Informasi dari data Dinas Kesehatan Banda Aceh, hingga Sabtu (28/3), menyebut, secara keseluruhan terdapat 75 orang yang berstatus ODP atau meningkatan dari sebelumnya 52 orang dan ada dua orang dinyatakan positif COVID-19, Jumat (27/3).
"Karena itu, saya mengajak agar setiap warga kota melakukan kegiatan, seperti bekerja dari rumah, belajar, belanja secara online, dan berolahraga cukup di rumah," sebut Wali Kota Aminullah untuk mengantisipasi penyebaran virus corona baru.
Juru Bicara COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, mengatakan, hingga kini jumlah orang dalam pemantauan se-Aceh terjadi peningkatan dari 266 orang menjadi 320 orang tersebar di kabupaten/kota.
"Ada empat orang dinyatakan positif corona, tiga orang di antaranya dalam perawatan, dan satu orang dinyatakan meninggal dunia pada Senin (23/3)," katanya.
Data di tingkat nasional hingga Sabtu (28/3), tercatat mencapai 1.046 kasus positif COVID-19 tersebar di 28 provinsi.
Sementara data dari Covid19.go.id, dari 1.046 kasus tersebut, terdapat 87 kasus meninggal dunia, 46 orang pasien dinyatakan sembuh, dan 913 orang yang dalam perawatan.
Pewarta: Muhammad SaidUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.