Doa bersama dan dzikir ribuan warga itu antara lain juga dihadiri Gubernur Aceh Zaini Abdullah dan Kapolda Aceh Irjen Pol Husein Hamidi.
Ribuan umat Islam, laki-laki dan perempuan itu memadati masjid kebanggaan masyarakat di provinsi berjuluk Serambi Mekah tersebut untuk berdoa dan berdzikir guna bermunajad untuk memohon ampunan dari Allah SWT.
Dalam tausyiah singkatnya, Arifin Ilham mengajak umat Islam khususnya di Aceh untuk terus menjadikan dzikir sebagai "nafas" dalam aktivitasnya sehari-hari. Ia juga mengajak jamaah untuk jauh dari buruk sangka kepada orang lain.
Sementara itu, Gubernur Aceh Zaini Abdullah mengatakan melalui dzikir ini diharapkan dapat memperkuat silaturarahmi sesama elemen masyarakat guna membangun daerah yang lebih baik dimasa mendatang.
"Momentum dzikir ini juga diharapkan memperkuat silaturrahmi untuk bersama-sama mengisi pembangunan Aceh agar lebih baik dimasa mendatang," kata Zaini Abdullah menegaskan.
Gubernur juga mengatakan tekad Pemerintah Aceh untuk terus mewujudkan Syariat Islam secara kaffah (menyeluruh) yang telah menjadi komitmen umat muslim di provinsi berpenduduk sekitar 5 juta jiwa tersebut.
Ramainya warga muslim menjadi jamaah dzikir itu mengakibatkan arus lalu lintas di ruas jalan depan Masjid Raya Baiturrahman terpaksa ditutup, dan kendaraan bermotor dialihkan ke Jalan Balai Kota.
Sementara itu, Pemkot Banda Aceh membatalkan konser musik Slank yang semula didjadwalkan pada Sabtu (20/9) malam, dan diubah menjadi Sabtu pukul 16.00 WIB. Pembatalan konser pada malam hari itu dikeranakan bersamaan dengan dzikir akbar Ustazh Arifin Ilham.
Ustadh Arifin Ilham juga akan memimpin majelis dzikir yang akan dihadiri ribuan orang di halaman depan Markas Polisi Daerah Aceh, Jalan T Nyak Arief, Jeulingke Kota Banda Aceh sesuai shalat berjamaah subuh pada Minggu.
Pewarta : Azhari
Editor : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.