Banda Aceh (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Aceh melaporkan penambahan empat warga infeksi virus corona yang dilaporkan sembuh per hari ini, sehingga totalnya telah mencapai 7.458 orang.

"Pasien yang dirawat dilaporkan sudah sembuh sebanyak empat orang, yakni semuanya warga Kota Lhokseumawe," kata Juru Bicara COVID-19 Aceh Saifullah Abdulgani di Banda Aceh, Minggu.

Per haru ini, dia melanjutkan, juga terdapat 13 orang konfirmasi kasus positif baru, meliputi Kota Banda Aceh tujuh orang, warga Lhokseumawe dua orang, serta masing-masing satu orang warga Aceh Selatan, Aceh Besar, Aceh Utara dan Kota Langsa. 

"Alhamdulillah tidak ada korban COVID-19 di Aceh yang dilaporkan meninggal dunia per hari ini," kata Jubir yang akrab disapa SAG itu.

Kontak erat 13 penderita baru COVID-19 itu terus ditelusuri oleh tim surveilans untuk dilakukan swab meski tidak menunjukkan gejala demam, katanya lagi.

Dia menambahkan penelusuran (tracing) tersebut menjadi lebih mudah dan cepat bila para kontak erat kasus terkonfirmasi positif COVID-19 yang proaktif dan bersedia dilakukan tes usap (swab) oleh petugas kesehatan. 

Namun, fakta di lapangan banyak yang tidak bersedia diswab dengan berbagai alasan, kata SAG.

Karena itu, lanjut dia, kita terus mengimbau masyarakat selalu waspada dan disiplin mempraktikkan perilaku baru dengan 3M, yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Hindari orang-orang yang berkerumun di tempat-tempat umum seperti warung kopi dan cafe.

“Praktik 3M itu cara yang efektif melindungi diri dari kontak erat COVID-19 yang belum terdeteksi di tengah-tengah masyarakat," katanya.

Secara akumulatif kasus COVID-19 di Aceh telah mencapai 8.711 orang, di antaranya pasien yang masih dirawat 909 orang, yang sudah sembuh sebanyak 7.458 orang dan 344 orang meninggal dunia.

Pewarta: Khalis Surry
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026