Sebanyak 44 siswa dan 42 guru pendamping dikirim ke lima P4TK untuk mengikuti magang selama 30 hari, kata Kepala Dinas Pendidikan Aceh Anas M Adam di Banda Aceh, Kamis.
Itu dilakukan sebagai upaya meningkatkan sumberdaya manusia untuk mewakili Aceh pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Nasional 2015, kata dia didampingi Kepala Bidang Dikmen Dinas Pendidikan Aceh Nailul Authar.
Siswa dan guru itu dimagangkan di P4TK Bandung (Jawa Barat), Jakarta, Yogyakarta, Malang dan Cianjur serta di rumah sakit umum Fatmawati.
"Siswa ataupun guru pendamping yang akan dimagangkan itu ditempatkan sesuai keterampilan maupun keahlian menurut bidangnya masing-masing. Misalnya, bagaimana memasang pipa dengan benar, rapi dan betul-betul memenuhi standar internasional," katanya.
Masih kata Anas, siswa dan guru pendamping yang dimagangkan itu nantinya harus mengimplementasi kepada siswa dan guru di sekolah, atas pengetahuan yang di peroleh selama mengikuti magang tersebut.
“Mereka harus menerapkan ilmu pengetahuan yang diperoleh di tempat magang kepada siswa dan guru di sekolah. Sehingga, kompetensi anak didik dan abdi didik SMK di Aceh akan terampil secara menyeluruh,” lanjut dia.
Hasil yang diharapkan dalam magang tersebut, katanya lagi, yaitu untuk dapat membekali siswa untuk memiliki kompetensi susuai program keahliannya masing-masing.
“Serta dapat memperkuat kemampuan dalam LKS tingkat nasional tahun 2015 nanti. Disamping itu juga, untuk mendapatkan peluang kerja, kompetensinya harus berdaya saing,” harapnya. (*)
Uploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026