Banda Aceh (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar mengimbau kepada seluruh masyarakat di daerah setempat tidak membakar sampah sembarangan guna mencegah kebakaran menyusul suhu panas yang terjadi di daerah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

“Kami minta warga untuk waspada dan menahan diri untuk tidak membakar saat membersihkan lahan atau kebun demi mencegah kebakaran hutan dan lahan yang lebih luas,” kata  Kepala Palaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil di Lambaro, Jumat.

Ia menjelaskan dalam beberapa hari terakhir suhu panas melanda Aceh Besar dengan kisaran 31 hingga 34 derajat celcius yang dipicu wilayah Aceh memasuki musim kemarau yang berlangsung sejak akhir Januari dan posisi matahari yang tepat berada di atas garis khatulistiwa.

Baca juga: BPBD Aceh Barat kerahkan personel padamkan karhutla di dua desa
 

Menurut dia kondisi panas menyengat tersebut juga dipengaruhi kemunculan awan yang sangat jarang terjadi di kawasan Aceh Besar, Sabang dan Banda Aceh.

“Kami juga memantau  adanya beberapa titik panas atau titik api, khususnya di wilayah Kabupaten Aceh Besar yang berpotensi menyebabkan kebakaran,” katanya.

Pihaknya telah menyiagakan seluruh personel di sepuluh pos yang ada guna memantau situasi dan memastikan kondisi di wilayah Aceh Besar tetap terkendali.

“Seluruh personel siap bergerak dengan cepat untuk melakukan berbagai upaya penanganan dalam masing-masing wilayah dan tentu kita juga tidak pernah lelah untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat terutama dalam kesiapsiagaan bencana,” katanya.


Baca juga: BPBD: Dua lokasi karhutla seluas 1,2 Ha di Aceh Barat sudah padam



Pewarta: M Ifdhal
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026