Banda Aceh (ANTARA) - Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Aceh, T Robby Irza menyatakan jika proses pembebasan lahan tuntas pada akhir September 2021, maka Tol Sigli-Banda Seksi 2, 5 dan 6 dapat dioperasionalkan pada Desember 2021
“Sebanyak 32 persil sudah hampir selesai, sementara 10 persil sisanya harus dilakukan upaya percepatan dan membutuhkan mediasi PPK Pengadaan Tanah, Pemkab Aceh Besar dan Pemerintah Aceh,” kata Robby di Banda Aceh, Selasa.
Pernyataan itu disampaikannya usai melakukan pertemuan dengan PPK Pengadaan Tanah Kementerian PUPR, Project Manager Hutama Karya dan Pelaksana Pembangunan Adhi Karya menggelar pertemuan, di Kantor Divisi Pelaksanaan Jalan Tol Blang Bintang.
Ia menjelaskan pertemuan tersebut bertujuan membahas perkembangan pelaksanaan pembangunan jalan tol Sibanceh, di Seksi 2 yaitu Seulimeum-Jantho, Seksi 5 Blang Bintang-Kuta Baro, dan Seksi 6 Kuta Baro-Baitussalam.
Ia mengatakan ruas tol Sibanceh terdiri dari 6 seksi dengan total panjang mencapai 74 kilometer yang akan menghubungkan Kota Banda Aceh dengan Kabupaten Pidie.
Karo Adpem itu juga menambahkan, pertemuan tersebut juga membahas tentang potensi kendala pengadaan tanah di Seksi 5, di mana terdapat 42 persil lahan yang masih dalam tahap pembebasan.
Menurut dia di Seksi 5, sambung terdapat 15 persil lahan sudah UGR (ganti rugi) namun pelaksana belum dapat memulai konstruksi karena terkendala hal teknis di lapangan dengan masyarakat.
Untuk itu, Karo Adpem mengimbau PPK Pengadaan Tanah bersama sama dengan Pemkab Aceh Besar agar segera membuka ruang komunikasi dengan warga, sehingga pekerjaan konstruksi dapat segera dilanjutkan.
“Rapat tadi juga membahas terkait skema penglepasan kawasan hutan, dimana Kementerian PUPR selaku instansi yang memerlukan tanah diminta untuk dapat mengirimkan kembali surat permohonan rekomendasi penglepasan kawasan hutan kepada Gubernur Aceh,” kata Robby.
T Robby Irza mengatakan dengan beroperasinya 3 seksi yang merupakan lanjutan dari beroperasinya Seksi 3 dan 4 sepanjang 30 kilometer, maka jalan tol Sigli Banda Aceh nantinya sudah beroperasional sepanjang 49 km.
“Masyarakat Aceh nantinya dapat memanfaatkan jalan tol ini mulai dari pintu gerbang tol Baitussalam hingga pintu gerbang tol Seulimeum di Kecamatan Lembah Seulawah,” katanya.
Bupati Aceh Besar Mawardi Ali menyatakan siap berkolaborasi dan berkomitmen untuk segera menuntaskan kendala pengadaan tanah jalan tol Sibanceh, khususnya di Seksi 5 dan meminta pihak PPK Pengadaan Tanah untuk menyiapkan skema teknis penyelesaian lahan sebagai bahan untuk fasilitasi dan mediasi Pemkab Aceh Besar dengan masyarakat.
“Usai Rapat tadi, kami juga menggelar pertemuan dengan Pak Mawardi Ali selaku Bupati Aceh Besar. Pak Bupati menyatakan komitmennya untuk berkolaborasi dan segera menyelesaikan permasalahan ini,” kata Robby.
Pewarta: M IfdhalEditor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.