"Ambulans laut ini adalah harapan dari masyarakat Pulo Aceh yang sudah lama dinanti-nanti," kata Bupati Aceh Besar Mawardi Ali di Banda Aceh, Jumat.
Ambulans laut tersebut melayani transportasi kesehatan masyarakat Kecamatan Pulo Aceh yang terdiri dari dua pulau yakni Pulau Breuh dan Pulau Nasi.
Ambulans ini beroperasi untuk membawa pasien rujukan memerlukan perawatan medis di rumah sakit yang ada di Kota Banda Aceh.
Mawardi Ali mengatakan selama ini masyarakat Pulo Aceh hanya menggunakan perahu motor nelayan saat membawa pasien rujukan ke ibu kota dan dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.
"Semoga ambulan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Pulo Aceh, ini harus dijaga dan digunakan dengan baik," ujarnya.
Mawardi mengatakan ambulan laut tersebut baru dapat dibeli satu unit, namun itu dinilai sudah memadai untuk beroperasi ke dua pulau. Sebab, penggunaan alat transportasi ini untuk pasien tertentu.
Mawardi menyebutkan ambulan laut ini dibeli menggunakan anggaran yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) tahun anggaran 2021 dengan harga mencapai Rp1 miliar lebih.
"Sejauh ini baru dibeli satu, dan cukuplah satu. Ini untuk rujukan pengobatan karena yang sifatnya pertolongan pertama itu sudah bisa di puskesmas," kata politikus PAN tersebut.
Selain pengadaan ambulans laut, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar juga merencanakan penambahan pembangunan puskesmas guna meningkatan pelayanan kesehatan masyarakat di Kecamatan Pulo Aceh.
"Kami segera menyelesaikan pembangunan satu puskesmas lagi, itu di pulau Nasi," demikian Mawardi Ali.
Pewarta: Rahmat FajriEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.