Blangpidie (ANTARA Aceh) - Dewan Pengurus Cabang Organisasi Angkutan Darat (Organda) Aceh Barat Daya (Abdya) memastikan ongkos transportasi mudik jelang lebaran Idul Fitri 1436 Hijriah tetap normal dan tidak ada kenaikkan.
"Ongkos transportasi mudik lebaran ini normal seperti biasa, tidak ada kenaikkan, bahkan kita juga telah menyiapkan 166 unit bus angkutan mudik lebaran," kata Sekretaris DPC Organda Abdya Safriadi S di
Blangpidie, Selasa.
Safriadi menjelaskan, selain tarifnya normal, pihaknya juga telah menyiapkan sekitar 166 unit bus angkutan umum yang terdiri dari 6 unit bus berbadan besar jenis sempati star dan 80 unit bus jenis L-300.
"Ada juga kita persiapkan 80 unit armada jenis Kijang Inova untuk cadangan mudik. Jadi, jumlah keseluruhannya 166 unit, dengan jumlah tersebut, insyaallah mencukupi," katanya manambahakan.
Dari jumlah armada yang telah dipersiapkan tersebut diperkirakan mampu menampung semua masyarakat mudik dan balik dari Kabupaten Abdya ke Provinsi Sumetera Utara dan Banda Aceh.
Ia menjelaskan lagi, untuk penumpang dari Banda Aceh ke Abdya atau sebaliknya akan dilayani oleh 80 unit armada jenis L-300 yang telah disediakan di loket-loket.
Kemudian, untuk trayek dari Provinsi Sumatera Utara pemudik akan dilayani oleh Bus "Sempati Star" yang berbadan besar dan dibantu oleh minibus jenis Kijang Inova.
"Jadi, berhubung untuk trayek medan ke Abdya hanya dilayani oleh 6 unit bus jenis Sempati Star, sehingga kami memutuskan untuk menyiapkan 80 unit minibus jenis Kijang Inova sebagai bentuk antisipasi kekurangan,"
katanya.
Kepada masyarakat mudik, Pengurus organda Abdya mengimbau untuk tidak perlu mengkhawatirkan mengenai ketersediaan sarana transportasi mudik lebaran.
Organda Abdya siap menyiapkan berapapun jumlah armada untuk melayani kebutuhan transportasi darat di Kabupaten Abdya baik jelang lebaran ataupun sesudah hari raya nantinya.
"Saya harapkan, masyarakat jangan khawatir dengan angkutan, karena di Kabupaten Abdya kini sudah memiliki 12 loket bus umum dan semua armada yang dimiliki masih baru-baru," katanya.
Sekretaris Organda ini juga mengimbau kepada seluruh operator armada angkutan lebaran dapat menerapkan tarif yang standar dan memperhatikan keselamatan penumpang, karena memasuki musim mudik lebaran arus lalu
lintas padat dan penumpang meningkat.
"Ongkos transportasi mudik lebaran ini normal seperti biasa, tidak ada kenaikkan, bahkan kita juga telah menyiapkan 166 unit bus angkutan mudik lebaran," kata Sekretaris DPC Organda Abdya Safriadi S di
Blangpidie, Selasa.
Safriadi menjelaskan, selain tarifnya normal, pihaknya juga telah menyiapkan sekitar 166 unit bus angkutan umum yang terdiri dari 6 unit bus berbadan besar jenis sempati star dan 80 unit bus jenis L-300.
"Ada juga kita persiapkan 80 unit armada jenis Kijang Inova untuk cadangan mudik. Jadi, jumlah keseluruhannya 166 unit, dengan jumlah tersebut, insyaallah mencukupi," katanya manambahakan.
Dari jumlah armada yang telah dipersiapkan tersebut diperkirakan mampu menampung semua masyarakat mudik dan balik dari Kabupaten Abdya ke Provinsi Sumetera Utara dan Banda Aceh.
Ia menjelaskan lagi, untuk penumpang dari Banda Aceh ke Abdya atau sebaliknya akan dilayani oleh 80 unit armada jenis L-300 yang telah disediakan di loket-loket.
Kemudian, untuk trayek dari Provinsi Sumatera Utara pemudik akan dilayani oleh Bus "Sempati Star" yang berbadan besar dan dibantu oleh minibus jenis Kijang Inova.
"Jadi, berhubung untuk trayek medan ke Abdya hanya dilayani oleh 6 unit bus jenis Sempati Star, sehingga kami memutuskan untuk menyiapkan 80 unit minibus jenis Kijang Inova sebagai bentuk antisipasi kekurangan,"
katanya.
Kepada masyarakat mudik, Pengurus organda Abdya mengimbau untuk tidak perlu mengkhawatirkan mengenai ketersediaan sarana transportasi mudik lebaran.
Organda Abdya siap menyiapkan berapapun jumlah armada untuk melayani kebutuhan transportasi darat di Kabupaten Abdya baik jelang lebaran ataupun sesudah hari raya nantinya.
"Saya harapkan, masyarakat jangan khawatir dengan angkutan, karena di Kabupaten Abdya kini sudah memiliki 12 loket bus umum dan semua armada yang dimiliki masih baru-baru," katanya.
Sekretaris Organda ini juga mengimbau kepada seluruh operator armada angkutan lebaran dapat menerapkan tarif yang standar dan memperhatikan keselamatan penumpang, karena memasuki musim mudik lebaran arus lalu
lintas padat dan penumpang meningkat.
Pewarta: Pewarta : SuprianUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.