Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Sebanyak 1.052 anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang bertugas Provinsi Aceh mendapat kenaikan pangkat satu tingkat.
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh Irjen Pol M Husein Hamidi di Banda Aceh, Rabu, mengatakan kenaikan pangkat ini diberikan atas prestasi kerja setiap anggota Polri.
"Kenaikan pangkat ini hak yang harus diterima, tetapi merupakan jerih payah anggota Polri atas dedikasi dan pengabdian kepada institusi Polri," ungkap Kapolda Aceh Irjen Pol M Husein Hamidi.
Kapolda mengatakan, pangkat merupakan amanah yang memiliki nilai tinggi. Pangkat memiliki dimensi moralitas yang mengandung pesan dan harapan dari organisasi.
Pesan itu, sebut jenderal berbintang dua tersebut, harus diwujudkan dalam pelaksanaan tugas yang optimal sesuai deskripsi pekerjaan masing-masing.
"Semua itu membutuhkan tekad dan komitmen yang kuat dalam setiap individu. Dan saat ini, polisi diminta bekerja secara profesional dan prosedur dalam melaksanakan tugas," kata dia.
Kapolda juga berpesan kepada personel yang mendapat kenaikan pangkat agar meningkatkan disiplin serta taat hukum dan menghormati hak asasi manusia.
"Setiap personel juga dituntut menjadi teladan bagi yang lain, baik dalam konteks kedinasan, maupun keluarga dan masyarakat. Dan kenaikan pangkat ini bisa menjadi motivasi anggota Polri lainnya dalam meningkatkan etos kerjanya," kata Kapolda.
Dari 1.052 anggota Polri yang naik pangkat tersebut, 51 orang di antaranya perwira dan 1.001 lainnya berpangkat bintara. Dari jumlah tersebut, 257 polisi di antaranya bertugas di Polda Aceh dan 795 polisi lainnya bertugas di polres-polres di Aceh.
Kemudian, dari 1.052 polisi naik pangkat tersebut, tiga di antaranya dari Ajun Komisaris Besar Polisi (AKPB) menjadi Komisaris Besar Polisi (Kombes).
Kemudian, dari Kompol ke AKBP sembilan orang, dari AKP ke Kompol 17 orang, dari Iptu ke AKP sembilan orang, dari Ipda ke Iptu 12 orang, dan dari Aiptu ke Ipda satu orang.
Berikutnya, dari Aipda ke Aiptu 131 orang, dari Bripka ke Aipda 86 orang, dari Brigadir ke Bripka 487 orang, dari Briptu ke Brigadir 290 orang, dan Bripda ke Briptu tujuh orang.
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh Irjen Pol M Husein Hamidi di Banda Aceh, Rabu, mengatakan kenaikan pangkat ini diberikan atas prestasi kerja setiap anggota Polri.
"Kenaikan pangkat ini hak yang harus diterima, tetapi merupakan jerih payah anggota Polri atas dedikasi dan pengabdian kepada institusi Polri," ungkap Kapolda Aceh Irjen Pol M Husein Hamidi.
Kapolda mengatakan, pangkat merupakan amanah yang memiliki nilai tinggi. Pangkat memiliki dimensi moralitas yang mengandung pesan dan harapan dari organisasi.
Pesan itu, sebut jenderal berbintang dua tersebut, harus diwujudkan dalam pelaksanaan tugas yang optimal sesuai deskripsi pekerjaan masing-masing.
"Semua itu membutuhkan tekad dan komitmen yang kuat dalam setiap individu. Dan saat ini, polisi diminta bekerja secara profesional dan prosedur dalam melaksanakan tugas," kata dia.
Kapolda juga berpesan kepada personel yang mendapat kenaikan pangkat agar meningkatkan disiplin serta taat hukum dan menghormati hak asasi manusia.
"Setiap personel juga dituntut menjadi teladan bagi yang lain, baik dalam konteks kedinasan, maupun keluarga dan masyarakat. Dan kenaikan pangkat ini bisa menjadi motivasi anggota Polri lainnya dalam meningkatkan etos kerjanya," kata Kapolda.
Dari 1.052 anggota Polri yang naik pangkat tersebut, 51 orang di antaranya perwira dan 1.001 lainnya berpangkat bintara. Dari jumlah tersebut, 257 polisi di antaranya bertugas di Polda Aceh dan 795 polisi lainnya bertugas di polres-polres di Aceh.
Kemudian, dari 1.052 polisi naik pangkat tersebut, tiga di antaranya dari Ajun Komisaris Besar Polisi (AKPB) menjadi Komisaris Besar Polisi (Kombes).
Kemudian, dari Kompol ke AKBP sembilan orang, dari AKP ke Kompol 17 orang, dari Iptu ke AKP sembilan orang, dari Ipda ke Iptu 12 orang, dan dari Aiptu ke Ipda satu orang.
Berikutnya, dari Aipda ke Aiptu 131 orang, dari Bripka ke Aipda 86 orang, dari Brigadir ke Bripka 487 orang, dari Briptu ke Brigadir 290 orang, dan Bripda ke Briptu tujuh orang.
Pewarta: Pewarta : M Haris SAUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.