Idi, Aceh Timur (ANTARA) - Sebanyak 70 personel Kepolisian yang bertugas di wilayah hukum Polres Aceh Timur naik pangkat setingkat lebih tinggi.
Personel yang mengalami kenaikan pangkat terdiri dari, Iptu ke AKP dua Personel, Ipda ke Iptu lima personel, Aipda ke Aiptu dua personel, Bripka ke Aipda 11 personel, Brigadir ke Bripka 33 personel, Briptu ke Brigadir tiga personel dan Bripda ke Briptu 14 personel.
Kapolres Aceh Timur, Selasa mengatakan kenaikan pangkat bukanlah merupakan hak yang mutlak dari setiap personil, kenaikan pangkat bukanlah waktunya pangkat saudara naik begitu saja, dan kenaikan pangkat bukanlah pemberian ataupun hadiah dari pimpinan akan tetapi merupakan hasil dari penilaian atas kinerja dan dedikasi saudara dalam melaksanakan tugas selama ini.
“Tentunya tidak semua anggota dapat memiliki kesempatan seperti ini, hanya anggota dengan dedikasi yang tinggi dalam mengabdikan dirinya kepada masyarakat, Bangsa dan Negara melalui institusi Polri yang berhak menerimanya,” kata Kapolres.
Dalam kesempatan tersebut Kapolres merasa bangga terhadap seluruh personel yang naik pangkat.
“Saya sebagai pimpinan Polres Aceh Timur merasa bangga serta mengucapkan selamat dan terima kasih yang setinggi tingginya kepada seluruh anggota yang selama ini telah bekerja sesuia prosedur dan bertanggung jawab, sehingga kenaikan pangkat yang diperolehnya merupakan hak yang pantas didapatkannya,” ungkap Kapolres.
Untuk itu, dalam memberikan kenaikan pangkat bagi seseorang telah ditetapkan adanya kewajiban serta berbagai persyaratan yang harus terlebih dahulu dipenuhi melalui penilaian antara lain: prestasi, dedikasi, loyalitas dan tidak tercela.
Kapolres menekankan, berkenaan dengan itu, kepada anggota yang pangkatnya dinaikkan satu tingkat lebih tinggi agar terus mempertahankan bahkan lebih meningkatkan disiplin, wawasan, etos kerja dan pengabdian dalam melaksanakan tugas dimasa yang akan datang.
"Silahkan meningkatkan karier, meningkatkan kinerja serta tanggung jawab yang lebih tinggi sesuai dengan pangkat yang telah diembannya,"kata Kapolres.