Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Darussalam Banda Aceh bersama sepuluh perguruan tinggi ternama di Indonesia mendapatkan kepercayaan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) untuk menjalankan program Pendidikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU).

"Unsyiah merupakan salah satu dari sepuluh perguruan tinggi yang mendapat mandat dari DIKTI untuk menjalankan program tersebut," kata Kepala Humas Unsyiah Darussalam, Banda Aceh, Ilham Maulana di Banda Aceh, Kamis.

Ia menjelaskan mahasiswa yang mendaftar pada program PMDSU ini akan dididik untuk mampu mengeluarkan minimal dua publikasi ilmiah hasil riset di jurnal bereputasi internasional atau jurnal yang terindeks Scopus.

Ilham mengatakan calon mahasiswa program tersebut dapat mendaftar secara online pada laman http://beasiswa.dikti.go.id/pmdsu mulai tanggal 14 Juli s/d 14 Agustus 2015.

Adapun program Studi yang dibuka untuk PMDSU di Unsyiah adalah Ilmu Pertanian, Ilmu Teknik, dan Ilmu Matematika dan Aplikasi Sains. Informasi tentang program tersebut juga dapat dilihat di http://pps.unsyiah.ac.id.

Ia mengatakan mahasiswa yang telah ditetapkan lulus dan mendapatkan beasiswa PMDSU akan mengikuti pendidikan selama dua semester pada program magister yang relevan, dan selanjutnya pada akhir semester dua akan dilakukan evaluasi oleh suatu panel yang dibentuk khusus untuk itu.

"Mereka baru dinyatakan layak melanjutkan ke Program Doktor, jika memenuhi persyaratan tertentu," katanya.

Menurut dian melalui program tersebut Unsyiah dapat memilih lulusan-lulusan S1 yang unggul untuk dibimbing oleh para promotor handal dari Unsyiah yang telah diseleksi oleh DIKTI berdasarkan rekam jejak penelitian dan publikasi ilmiah internasional.

Ia mengatakan untuk program PMDSU gelombang kedua ini DIKTI hanya memberi kesempatan kepada 13 orang dari dosen Unsyiah untuk menjadi promotor atau pembimbing.

Di antara para promotor tersebut termasuk rektor Unsyiah, Prof Dr Ir Samsul Rizal, M.Eng dan salah satu profesor termuda di Unsyiah, Prof Dr Muchlisin ZA, MSc.

Ia mengatakan program yang akan berada langsung di bawah Program Pascasarjana (PPs) itu adalah program pelaksanaan studi selama empat tahun bagi sarjana yang baru lulus untuk menghasilkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia berkualifikasi doktor.

Adapun Sembilan perguruan tinggi lainnya yang mendapat mandat dari DIKTI itu adalah Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Gadjah Mada Yogjakarta, Universitas Hasanuddin Makasar, Universitas Indonesia Jakarta, Universitas Negeri Makassar, Universitas Sumatera Utara Medan, dan Universitas Sriwijaya Palembang.



Pewarta: Pewarta : Muhammad Ifdhal
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026