Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haydar melalui Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy di Banda Aceh, Senin, mengatakan COVID-19 varian sudah Indonesia.
"Temuan kasus pertama COVID-19 varian Omicron tersebut sebagaimana diumumkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Jadi, kami ingatkan masyarakat Aceh mewaspadai varian baru Omicron," kata Kombes Pol Winardy.
Kombes Pol Winardy mengatakan penularan varian Omicron lebih cepat dari varian Delta. COVID-19 varian Omicron tanpa gejala, badan terasa sehat, tidak ada demam, dan tidak ada batuk-batuk.
Oleh karena itu, kata Kombes Pol Winardy, upaya menangkal COVID-19, terlebih varian omicron adalah dengan vaksinasi. Vaksinasi vaksin COVID-19 untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan apabila terpapar efeknya tidak terlalu parah.
"Intinya, vaksin adalah ikhtiar menangkal efek paparan COVID-19, terlebih varian baru Omicron. Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat mengikuti vaksinasi," kata Kombes Pol Winardy.
Kombes Pol Winary mengatakan kepolisian di Aceh terus menggencarkan vaksinasi. Bahkan, ada beberapa polres di Aceh menggelar vaksinasi di malam hari.
"Vaksinasi siang malam dilakukan kepolisian ini semata-mata untuk meningkatkan capaian vaksin agar terwujudnya herd immunuty atau kekebalan kelompok guna menekan penularan COVID-19," kata Kombes Pol Winardy.
Pewarta: M Haris SAEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.