Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Staf Ahli Gubernur Aceh Mustafa mengatakan Pemerintah Aceh memprioritaskan penanggulangan bencana di provinsi tersebut.

"Pemerintah Aceh menjadikan penanggulangan bencana sebagai program prioritas karena berbagai potensi bencana bisa terjadi di provinsi ini," kata Mustafa di Banda Aceh, Selasa.

Mustafa mengatakan jika melihat kondisi geografis Aceh, potensi bencana tidak hanya gempa dan tsunami, tetapi ada juga potensi banjir bandang, longsor dan sebagainya.

Dengan kondisi seperti ini masyarakat Aceh dituntut memiliki kesadaran dan wawasan tinggi tentang kebencanaan, sehingga mampu mengurangi dampak yang ditimbulkan.

"Untuk melakukan penanggulangan bencana, maka cara terbaik adalah mengetahui karakter dan potensi bencana tersebut. Serta melatih diri dalam menghadapinya," kata Mustafa.

Penanggulangan bencana, kata dia, masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Aceh 2012-2017. Hal ini membuktikan bahwa Pemerintah Aceh memprioritaskan program penanggulangan bencana.

Dengan masuknya penanggulangan bencana dalam RPJM tersebut, maka Pemerintah Aceh berkewajiban melakukan langkah-langkah strategis di antaranya meminimalkan dampak risiko bencana, baik jumlah korban jiwa maupun materi.

Selain itu Pemerintah Aceh meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak dalam penanganan bencana. Serta memenuhi kebutuhan dasar korban pascabencana.

Kemudian, memfungsikan kembali sarana dan prasarana yang rusak akibat bencana. Meningkatkan kemampuan masyarakat dan aparatur pemerintah dalam upaya mengurangi dampak terhadap risiko bencana.

"Dan yang terpenting bagaimana memulihkan fungsi sosial masyarakat pascabencana serta meningkatkan nilai-nilai kesetiakawanan masyarakat dalam penanggulangan bencana," ungkap Mustafa.

Di samping itu, Mustafa menegaskan bahwa pengetahuan masyarakat tentang kebencanaan harus terus ditingkatkan. Dengan pengetahuan yang memadai, maka mitigasi atau pengurangan dampak risiko bencana bisa dilakukan.

"Karena itu, Pemerintah Aceh tidak henti-hentinya menyosialisasikan penanggulangan risiko bencana. Termasuk membangun komunitas peduli bencana," kata Mustafa.



Pewarta: Pewarta M Haris SA
: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026