Banda Aceh (ANTARA) - Direktur Lalu Lintas Polda Aceh Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan sebanyak 17 orang meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di provinsi ujung barat Indonesia tersebut selama 10 hari Ramadhan 1443 Hijriah.

"Selama 10 hari puasa telah terjadi kecelakaan lalu lintas sebanyak 55 kali di Aceh dengan korban meninggal dunia sebanyak 17 orang," kata Kombes Pol Dicky Sondani.

Sedangkan luka-luka, kata Kombes Pol Dicky Sondani, sebanyak 77 orang dan kerugian materil mencapai Rp182,7 juta.

Perwira menengah Polri itu mengatakan wilayah terbanyak terjadi kecelakaan lalu lintas adalah di Kabupaten Bireuen, Kota Banda Aceh, Kota Langsa, Kabupaten Aceh Besar, dan Kabupaten Aceh Barat Daya.

Untuk mengingatkan mengantisipasi kecelakaan lalu lintas, Kombes Pol Dicky Sondani memerintahkan para kepala satuan untuk meningkatkan patroli, penjagaan, dan menegakkan hukum terhadap pelanggar lalu lintas seperti balap liar.

"Kami juga mengimbau pengguna jalan raya meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian mengendarai kendaraan bermotor di bulan Ramadhan karena bisa jadi kondisi fisik saat berpuasa mengalami penurunan konsentrasi," kata Kombes Pol Dicky Sondani.

Kepada para pengemudi kendaraan bermotor, diingatkan tidak memacu kendaraan terlalu cepat. Apabila lelah lebih baik istirahat, kata Kombes Pol Dicky Sondani.

"Kepada orang tua agar lebih tegas untuk melarang anaknya ikut balap liar karena akan membahayakan dirinya sendiri maupun orang lain yang berada di jalan," pungkas Kombes Pol Dicky Sondani. 
 

Pewarta: Muhammad HSA
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026