"Kami berharap kerja sama ini bukan hanya pada penempatan dokter muda saja, tapi bisa lebih luas dan menguntungkan kedua belah pihak,"
Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Meuraxa Banda Aceh akan menjadi rumah sakit jejaring pendidikan setelah menjalin kerja sama dengan Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe.
Penandatanganan nota kerja sama antara RSUD Meuraxa dan Fakultas Kedokteran Unimal Lhokseumawe berlangsung di Balai Kota Banda Aceh, Senin.
Nota kesepakatan kerja sama ditandatangani Direktur RSUD Meuraxa dr Syahrul dan Rektor Unimal Prof Afridar. Penandatanganan tersebut turut disaksikan Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Saaduddin Djamal.
Direktur RSUD Meuraxa dr Syahrul menyebutkan, kerja sama ini akan menguntungkan kedua kedua belah pihak. Di mana, dokter muda dari Unimal akan mendapatkan pasien yang lebih banyak dan rumah sakit juga banyak mendapat manfaat.
"Atmosfer pendidikan di rumah sakit menjadi lebih baik. Jadi dalam pengelolaan pasien itu sesuai dengan kaidah akademik kedokteran. Selanjutnya akan ada fasilitas pelayanan dan fasilitas pendidikan kedokteran yang tersedia dengan baik," katanya.
Bentuk kerja samanya, sebut Syahrul, para dokter muda Unimal atau dokter muda mahasiswa semester akhir akan ditempatkan di RSUD Meuraxa. Mereka akan tugas belajar hingga selesai
"Kerja samanya untuk semua bagian, baik saraf maupun penyakit dalam, THT, sakit mata dan lain-lain. Misalnya, untuk penyakit dalam selama 10 minggu. Enam minggu di Lhokseumawe dan empat minggu di Meuraxa," ujarnya.
Syahrul menyebutkan, jangka waktu kerja sama tahap awal selama lima tahun. Setelah itu, para pihak, baik RSUD Meuraxa maupun Unimal Lhokseumawe akan menindaklanjuti tahap berikutnya.
"Kami harapkan RSUD Meuraxa ini dapat dijadikan sebagai rumah sakit pendidikan bagi Unimal. Seperti RSUZA yang menjadi rumah sakit pendidikan bagi Universitas Syiah Kuala Banda Aceh," ungkap Syahrul.
Sementara itu, Rektor Unimal Prof Afridar mengatakan kerja sama universitas dengan sebuah rumah sakit dalam jejaring pendidikan sangat diperlukan. Dan sebelumnya, Unimal sudah menjalin kerja sama serupa dengan RSUD Cut Mutia Lhokseumawe.
"Kami berharap kerja sama ini bukan hanya pada penempatan dokter muda saja, tapi bisa lebih luas dan menguntungkan kedua belah pihak," kata Prof Afridar.
Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Saaduddin Djalam mengharapkan kerja sama RSUD Meuraxa dan Unimal Lhokseumawe menghasilkan banyak manfaat dan saling menguntungkan.
"Mudah-mudahan dengan kerja sama ini bisa membantu RSUD Meuraxa dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat Kota Banda Aceh," kata Hj Illiza Saaduddin Djamal.
Penandatanganan nota kerja sama antara RSUD Meuraxa dan Fakultas Kedokteran Unimal Lhokseumawe berlangsung di Balai Kota Banda Aceh, Senin.
Nota kesepakatan kerja sama ditandatangani Direktur RSUD Meuraxa dr Syahrul dan Rektor Unimal Prof Afridar. Penandatanganan tersebut turut disaksikan Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Saaduddin Djamal.
Direktur RSUD Meuraxa dr Syahrul menyebutkan, kerja sama ini akan menguntungkan kedua kedua belah pihak. Di mana, dokter muda dari Unimal akan mendapatkan pasien yang lebih banyak dan rumah sakit juga banyak mendapat manfaat.
"Atmosfer pendidikan di rumah sakit menjadi lebih baik. Jadi dalam pengelolaan pasien itu sesuai dengan kaidah akademik kedokteran. Selanjutnya akan ada fasilitas pelayanan dan fasilitas pendidikan kedokteran yang tersedia dengan baik," katanya.
Bentuk kerja samanya, sebut Syahrul, para dokter muda Unimal atau dokter muda mahasiswa semester akhir akan ditempatkan di RSUD Meuraxa. Mereka akan tugas belajar hingga selesai
"Kerja samanya untuk semua bagian, baik saraf maupun penyakit dalam, THT, sakit mata dan lain-lain. Misalnya, untuk penyakit dalam selama 10 minggu. Enam minggu di Lhokseumawe dan empat minggu di Meuraxa," ujarnya.
Syahrul menyebutkan, jangka waktu kerja sama tahap awal selama lima tahun. Setelah itu, para pihak, baik RSUD Meuraxa maupun Unimal Lhokseumawe akan menindaklanjuti tahap berikutnya.
"Kami harapkan RSUD Meuraxa ini dapat dijadikan sebagai rumah sakit pendidikan bagi Unimal. Seperti RSUZA yang menjadi rumah sakit pendidikan bagi Universitas Syiah Kuala Banda Aceh," ungkap Syahrul.
Sementara itu, Rektor Unimal Prof Afridar mengatakan kerja sama universitas dengan sebuah rumah sakit dalam jejaring pendidikan sangat diperlukan. Dan sebelumnya, Unimal sudah menjalin kerja sama serupa dengan RSUD Cut Mutia Lhokseumawe.
"Kami berharap kerja sama ini bukan hanya pada penempatan dokter muda saja, tapi bisa lebih luas dan menguntungkan kedua belah pihak," kata Prof Afridar.
Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Saaduddin Djalam mengharapkan kerja sama RSUD Meuraxa dan Unimal Lhokseumawe menghasilkan banyak manfaat dan saling menguntungkan.
"Mudah-mudahan dengan kerja sama ini bisa membantu RSUD Meuraxa dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat Kota Banda Aceh," kata Hj Illiza Saaduddin Djamal.
Pewarta: Pewarta : M Haris SAUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.