Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Provinsi Aceh memiliki 13 Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera atau dikenal dengan rumah konseling gratis di kabupaten/kota di provinsi tersebut.

Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aceh M Natsir Ilyas di Banda Aceh Aceh, Kamis, mengatakan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera didirikan untuk memberikan pelayanan konseling kepada masyarakat.

"PPKS yang didirikan ini untuk memberi pelayanan konseling gratis kepada masyarakat. Dan diharapkan rumah konseling gratis ini bisa menyelesaikan masalah keluarga," kata dia.

Didampingi Kepala Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) BKKBN Aceh Faridah, M Natsir Ilyas mengatakan 13 rumah konseling tersebut dua unit di antaranya berada di Kota Banda Aceh.

Tiga unit di Kabupaten Bireuen, dua unit di Aceh Barat, dan di Kabupaten Pidie, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Besar, Kota Subulussalam, dan Kota Sabang, masing-masing satu unit.

M Natsir Ilyas menjelaskan, pendirian pusat pelayanan tersebut merupakan amanah Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 Tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

Menurut dia, dengan adanya pusat pelayanan keluarga tersebut diharapkan masalah-masalah yang ada pada keluarga bisa diselesaikan dengan baik, sehingga menjadi tempat rujukan bagi keluarga mengembangkan potensi peningkatan kualitas keluarga.

"Rumah konseling gratis ini merupakan implementasi nyata dari pemerintah dalam membangun kualitas penduduk. Sebab, penduduk merupakan modal dasar pembangunan dan harus menjadi titik sentral dalam pembangunan berkelanjutan," kata dia.

Selain memberikan konseling gratis, pusat pelayanan keluarga tersebut juga mengembangkan program Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL).

"Ada delapan pelayanan konseling gratis yang diberikan di PPKS yaitu pelayanan informasi kependudukan, konseling keluarga remaja dan remaja, konseling pranikah, konseling keluarga balita dan anak, konseling KB dan kesehatan reproduksi (KR) serta lainnya," kata M Natsir Ilyas.



Pewarta: Pewarta : M Haris SA
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026