Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mendukung kegiatan Earth Hour yang akan dilaksanakan serentak pada tanggal 19 Maret 2016 dengan mensosialisasikan kepada masyarakat untuk mematikan lampu selama satu jam.

"Kami telah mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mematikan lampu dan listrik tidak terpakai selama satu jam mulai pukul 20.00 WIB sampai 21.00 WIB pada tanggal 19 Maret 2016," kata Kabid Penataan dan Standarisasi Lingkungan pada BLHKP Aceh Tengah, Zulpan Diara Gayo di Takengon, Kamis.

Ia menjelaskan pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat di daerah Dataran Tinggi Gayo tersebut untuk mendukung kegiatan tersebut.

Menurut dia bentuk dukungan Aceh Tengah sangat erat kaitannya dengan komoditas kopi arabica Gayo dan hasil pertanian lainnya yang membutuhkan keasrian lingkungan tetap terjaga
   
Ia mengatakan komoditas kopi arabica Gayo juga dipengaruhi oleh suhu bumi, dengan kata lain pemanasan global akan berbanding terbalik dengan produktivitas dan kualitas kopi

"Sebanyak 80 persen penduduk Aceh Tengah bergantung di sektor kopi, karena itu kesadaran masyarakat terhadap Earth Hour terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari," kata Zulfan
   
Zulfan juga mengatakan sebagai bentuk dukungan terhadap Earth Hour, pihaknya akan menindaklanjuti dengan kegiatan penghijauan dan imbauan terus-menerus kepada masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan.

Pihaknya optimistis dengan meningkatnya kesadaran masyarakat maka lingkungan akan terus terjaga di masa mendatang.



Pewarta: Pewarta : Muhammad Ifdhal
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026