Tapaktuan (ANTARA Aceh) - Tokoh masyarakat Kabupaten Aceh Selatan, Azmir SH, meminta kepada Dinas Pendidikan menambah satu lagi Sekolah Menengah Tingkat Atas Negeri  sederajat di Kecamatan tersebut.

 Soalnya, dengan jumlah penduduk lebih banyak dibandingkan dengan Kecamatan Labuhanhaji Tengah dan Labuhanhaji Timur, justru Kecamatan Labuhanhaji Barat hanya tersedia satu SMAN dan ditambah satu Madrasah Aliyah Swasta (MAS).

''Sudah sewajarnya Pemkab Aceh Selatan menambah satu lagi sekolah menengah tingkat atas di Labuhanhaji Barat, sebab dengan jumlah penduduk lebih banyak dibandingkan dengan Kecamatan lain dalam wilayah Labuhanhaji Raya, secara otomatis banyak pelajar lulusan SMP yang tidak tertampung di SMAN 1. Akibatnya, untuk menimba ilmu ke jenjang lebih tinggi, mau tidak mau mereka harus bersekolah keluar Kecamatan atau pilihan terakhir harus bersekolah ke MAS yang kualitasnya jauh lebih rendah dibandingkan dengan sekolah negeri,'' kata Azmir kepada wartawan di Tapaktuan, Senin (28/3).

Mantan anggota DPRK Aceh Selatan ini menambahkan, jika Pemkab Aceh Selatan bersedia menambah satu lagi sekolah menengah tingkat atas di Kecamatan Labuhanhaji Barat dalam tahun 2016 ini, maka pihaknya mengusulkan agar dibangun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) jurusan Otomotif.

Alasannya, lanjut Azmir, disamping sekolah kejuruan memang telah menjadi program prioritas Pemerintah Pusat untuk dikembangkan secara lebih luas di daerah-daerah, juga dinilai dapat mengurangi tingkat pengangguran di wilayah itu, karena para pemuda lulusan sekolah dimaksud telah memiliki keahlian yang dapat dikembangkan secara mandiri.

''Jika usulan ini bersedia ditindaklanjuti oleh Pemkab Aceh Selatan, maka kami sangat mengharapkan agar dibangun SMK otomotif di Labuhanhaji Barat. Sebab kami menginginkan disamping para siswa tersebut dapat menimba ilmu ke jenjang lebih tinggi sekaligus juga mampu mengembangkan usaha secara mandiri sehingga mengurangi tingkat pengangguran,'' imbuh Azmir.

Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Selatan Drs Martunis mengatakan pihaknya menyambut baik dan siap menampung aspirasi yang disampaikan tokoh masyarakat Labuhanhaji Barat tersebut. Namun sehubungan akan diberlakukannya kebijakan Pemerintah Provinsi Aceh mulai menarik kewenangan Pemkab mengelola bidang pendidikan tingkat atas mulai tahun 2017, maka secara otomatis usulan tersebut tidak mungkin lagi direalisasikan oleh pihaknya.

''Hal itu bukan tidak mau kami tindaklanjuti, tapi memang kewenangannya tidak ada lagi berada ditangan Pemkab Aceh Selatan. Meskipun demikian, kami tetap menampung aspirasi tersebut dan akan mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi Aceh supaya direalisasikan pada tahun 2017 mendatang. Sebab menurut penilaian kami, sangat wajar di Labuhanhaji Barat ditambah satu lagi sekolah menengah tingkat atas khususnya SMK jurusan otomotif,'' tandas Martunis.



Pewarta: Pewarta : Hendrik
: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026