Blangpidie (ANTARA Aceh) - Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menjamin soal Ujian Nasional (UN) SMA/sederajat 2016 tidak akan bocor, karena pengawasan dan pengamanan sangat ketat dilakukan aparat kepolisian.  
    
"Saya berani jamin seratus persen. Insyaallah, soal UN di Kabupaten Abdya tidak akan bocor, karena dari awal kita memiliki komitmen soal itu," kata Kepala Dinas Pendidikan Abdya Yusnaidi di Blangpidie, Minggu.

Ia menyatakan, pihak sekolah tiap pagi mengambil berkas UN itu di Polsek terdekat, berkas soal yang dibawa dewan guru dari Polsek ke sekolah-sekolah tersebut di kawal personel polisi.

"Jadi, pengambilan soal itu dilakukan setiap pagi, dimulai Senin besok," katanya.

Yusnaidi mengaku, persiapan UN manual dan Ujian Nasional Berbasis Komputer di daerahnya sudah sangat baik, mulai dari persiapan genset listrik tiap-tiap sekolah juga telah melakukan koordinasi dengan kepala daerah termasuk pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN).

"Pihak PLN mengaku siap menurunkan operator genset ke tiap-tiap sekolah yang mengikuti UNBK. Jadi,  kesiapan pihak PLN tersebut dinyatatakan dalam rapat koordinasi bersama Sekretaris Daerah, Ketua DPRK , Dinas Pendidikan dan pihak PLN," katanya.

Yusnaidi menyatakan, jika dalam proses pelaksanaan UNBK berlangsung tiba-tiba terjadi pemadaman listrik lebih dari 15 menit, maka akan menjadi resiko besar. Namun, jika ganguan pemadam terjadi dibawah 15 menit, dia yakin tidak menjadi persoalan.

Ia menerangkan, jumlah siswa-siswi tingkat SMA-SMK dan MA yang akan mengikuti UN secara keseluruhan di daerahnya secara keseluruhan berjumlah  1.922 siswa. Dari jumlah tersebut, sekitar 913 siswa mengikuti UNBK pada 6 Sekolah.

Secara terpisah, Maneger PLN Rayon Blangpidie, Agus Susanto saat ditanya mengaku bahwa pihaknya siap menurunkan tenaga ahli listrik ke sekolah yang mengikuti UNBK di Abdya untuk mengelola mesin genset jika ada terjadinya faktor emergency pada listrik negara.

"Kita proaktif terhadap pelaksanaan UNBK ini. Jadi, semua operator lapangan sudah saya perintahkan turun untuk melakukan cross cek keberadaan mesin genset di sekolah-sekolah. Insyaallah, kita doakan saja saat UNBK berlangsung tidak terjadi ganguan listrik kita ini," katanya.



Pewarta: Pewarta : Suprian
: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026