Meulaboh (ANTARA Aceh) - Petugas Sensus Ekonomi (SE) Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan pendataan pada rumah Bupati Aceh Barat, Provinsi Aceh sebagai contoh agar masyarakat lain tidak takut memberikan data.
Kepala BPS Aceh Barat Dara Dian di Meulaboh, Senin mengatakan, meskipun Bupati H T Alaidinsyah adalah seorang kepala daerah, namun tetap dilakukan pendataan sensus ekonomi karena yang bersangkutan juga memiliki usaha.
"Sebenarnya petugas SE sejak dari kemarin (1/5) sudah mulai, namun untuk secara simbolis dimulai hari ini dari rumah bupati. Kegiatan ini direspon positif, dengan demikian masyarakat luas tidak perlu segan-segan memberikan data," katanya.
BPS Kabupaten Aceh Barat menargetkan mendata sebanyak 13.000 pelaku usaha mikro dan makro sebagai sasaran Sensus Ekonomi 2016 dengan melibatkan 247 petugas yang bekerja sejak 1-31 Mei 2016.
Dalam pendataan yang dilakukan di kediaman H T Alaidinsyah ini petugas menyampaikan beberapa pertanyaan seputar usaha, jumlah tenaga kerja, aset harta yang disewakan serta pengeluaran untuk para pekerja.
"Pada sensus ini khusus ditanyakan persoalan usaha keluarga, tidak ada kaitannya dengan pajak apapun, mungkin ini juga sebagai pemberitahuan kepada masyarakat bahwa petugas BPS tidak akan menanyakan soal pajak," katanya.
Bupati Alaidinsyah usai didata petugas BPS menyatakan, dengan beberapa pertanyaaan yang disampaikan petugas tidak ada hal yang perlu ditakuti oleh masyarakat.
"Jadi saya minta juga kepada masyarakat tidak usah takut dan khawatir, sambut kedatangan petugas BPS dengan baik, mereka tidak menanyakan hal-hal yang mungkin sampai menimbulkan kekhawatiran secara pribadi,"jelasnya.
Alaidinsyah meminta masyarakat yang didatangi petugas sensus tidak sungkan memberikan data, bila ada usaha besar atau kecil agar disampaikan kepada mereka secara benar.
Petugas SE, tambahnya, tidak menanyakan soal pajak pribadi, pajak usaha atau semacam hal-hal yang mungkin belum sempat ditunaikan oleh masyarakat kelas bawah, apalagi hal ini juga akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah.
Menurut dia, data hasil sensus ekonomi 2016 juga akan menjadi referensi pemkab dalam menentukan arah kebijakan, terutama melakukan pemetaan dalam pengembangan usaha masyarakat.
"Dengan adanya data yang benar dan akurat, kedepannya akan menjadikan ini sebagai landasan menentukan sebuah kebijakan pemerintah. Ini juga akan menjadi penyesuaian data pemerintah secara nasional,"katanya.
Pewarta: Pewarta : AnwarUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.