Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Gubernur Aceh, Zaini Abdullah menyatakan panitia pengawas pemilihan (Panwaslih) Aceh dan kabupaten/kota di daerah harus netral dan tidak boleh memihak dalam upaya mewujudkan Pilkada damai, tertib dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Bekerjalah dengan sepenuh hati, jujur dan penuh dedikasi, tanpa berpihak kepada siapa pun, guna mendorong terciptanya Pilkada yang demokratis, sekaligus dapat merawat perdamaian di Aceh," kata Zaini Abdullah di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Selasa.
Pernyataan itu disampaikannya di sela-sela pelantikan Panwaslih Aceh dan Panwaslih Kabupaten/kota se Aceh oleh Ketua Bawaslu RI, Muhammad di Banda Aceh.
Ia menjelaskan Panwaslih memiliki peran sangat penting dalam mengawasi setiap tahapan Pilkada yang berlangsung di provinsi ujung paling barat Indonesia itu.
"Saya dan seluruh rakyat Aceh berharap kepada seluruh Panwaslih dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya demi tegaknya demokrasi yang berkualitas di Aceh," katanya.
Zaini juga berpesan agar Panwaslih dapat membangun kerja sama yang baik dengan organisasi masyarakat sipil dan lembaga pemantau dalam rangka mendukung kinerja lembaga panwaslih dalam mengawasi seluruh tahapan Pilkada 2017.
Kemudian seluruh Panwaslih di Aceh harus membangun komunikasi yang intensif dengan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh dan kabupaten/kota serta instansi terkait.
Pewarta: Pewarta : Muhammad IfdhalUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.