Aceh Besar (ANTARA Aceh) - Kapolda Aceh, Irjen Pol Husein Hamidi menyatakan kapal imigran Sri Lanka yang kini terdampar di bibir Pantai Cemara, Lhoknga, Aceh Besar akan diperbaiki sebelum kembali ke negara asal.
"Saat ini tim mekanik sedang memperbaiki mesin dinamo yang rusak dan nantinya kapal akan ditarik sebab saat ini posisinya sudah terdampar di darat," katanya di Aceh Besar, Kamis.
Pernyataan itu disampaikannya di sela-sela meninjau langsung kapal imigran asal Sri Lanka yang terdampar di Pantai Cemara, Lhoknga.
Ia menjelaskan atas nama kemanusiaan Aceh membantu pengecekan kesehatan, perbaikan mesin, makanan dan bahan bakar kepada imigran asal Sri Lanka itu.
"Makanan nanti akan kita tambah, minyak kita bantu dan kapal yang rusak di perbaiki," katanya.
Ia mengatakan untuk saat ini para Imigran tetap berada di kapal dan petugas yang akan naik ke kapal untuk memeriksa penumpang di kapal bernomor lambung TN-1-FV-00455.09.
"Kita lihat kondisi, kalau memang perlu di turunkan akan diturunkan, tapi saat ini petugas kita yang ke atas kapal," kata Husein.
Sebanyak 44 orang imigran asal Sri Lanka terdampar di perairan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami kerusakan mesin pada Sabtu (11/6).
Pewarta: Pewarta : Muhammad IfdhalUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.