Lhokseumawe (ANTARA Aceh) - Harga buah kelapa sawit di Kabupaten Aceh Utara Provinsi Aceh sedang membaik namun hasil produksinya berkurang dalam sebulan terakhir.
Salah seorang petani sawit di Kecamatan Tanah Jambo Aye Sayuti Ahmad, di Lhokseumawe, Kamis, mengatakan bahwa untuk saat ini harga sawit sedang membaik yang dibeli oleh pedagang pengumpul dengan harga Rp1.600 per kilogram.
Namun seiring membaik harga sawit itu, belum diimbangi produksi tanaman sendiri.
Menurut petani sawit ini, berkurang produksi tanaman sawit disebabkan oleh pengaruh cuaca ekstrem beberapa waktu lalu, sehingga berpengaruh terhadap produktivitas tanaman untuk melakukan pembuahan.
Kemungkinan besar berkurang produksi kepala sawit sekarang terjadi karena pengaruh cuaca ekstrem beberapa waktu lalu.
Saat itu, tanaman kurang berbunga karena faktor cuaca yang sangat tidak mendukung untuk tanaman berbuah, ujar Sayuti lagi.
Dia menyatakan, umumnya tingkat penurunan produksi tanaman terhadap tandan buah segar (TBS) sawit itu terjadi hampir 50 persen dari biasanya.
Menurutnya, banyak bakal buah yang gagal berbuah saat cuaca ekstrem beberapa waktu lalu.
Padahal, dengan berkurang hasil produktivitas kelapa sawit saat ini, sehingga petani sawit di daerahnya juga menurun pendapatannya dari tanaman tersebut.
Apalagi menjelang lebaran, kebutuhan yang harus dipenuhi sangat banyak sehingga petani harus bersabar dengan kondisi demikian, ujar Sayuti.
Namun diharapkan dengan hujan mulai datang, dan kestabilan cuaca saat sekarang, diharapkan ke depan produksi tanaman akan lebih maksimal.
Begitu pula dengan perawatan, akan terus dilakukan, seperti pembersihan tanaman, pemupukan dan lainnya, dengan harapan tanaman akan dapat berbuah lagi dengan baik, ujar Sayuti lagi.
Pewarta: MukhlisUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.