Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan  Provinsi Aceh memastikan daging sapi yang dijual pada hari pemotongan hewan atau "meugang" Lebaran 2016 aman untuk dikonsumsi masyarakat.

"Kepastian aman dikonsumsi tersebut tidak terlepas dari proses pemotongan hewan di rumah pemotongan hewan dan pemeriksaan oleh tim kesehatan di setiap daerah," kata Kadiskeswannak Aceh, Raihanah di Banda Aceh, Sabtu.

Pernyataan itu disampaikannya usai melakukan pemantauan di sejumlah rumah pemotongan hewan di Banda Aceh dan Aceh Besar.       
Menurut dia setiap ternak yang dipotong sudah melewati proses pemeriksaan sehingga dipastikan aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

"Kami juga meminta seluruh pedagang agar dapat memotong ternak di rumah pemotongan hewan," katanya.

Pihaknya meyakini dengan penempatan petugas kesehatan hewan dan pemotongan hewan di rumah pemotongan hewan merupakan salah satu upaya memberikan rasa aman kepada konsumen.

Ia menyebutkan persedian ternak sapi dan kerbau untuk memenuhi kebutuhan hari pemotongan hewan Lebaran 2016 di Provinsi Aceh mencapai 26.469 ekor.

Ia menjelaskan persediaan tersebut terdiri dari sapi 17.949 ekor dan kerbau sebanyak 8.520 ekor.    
 
Ada pun kebutuhan ternak pada meugang Idul Fitri tersebut diperkirakan sekitar 18 ribu ekor.


Pewarta: Muhammad Ifdal
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026