Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Bupati Aceh Besar Mukhlis Basyah mengajak masyarakat setempat mengembangkan penggemukan sapi secara modern dalam upaya meningkatkan produksi dan kesejahteraan peternak.
"Pengembangan sapi yang dilakukan saat ini harus dilakukan secara modern, yakni dengan mengedepankan teknologi baik berupa penyediaan pakan dan juga pemilihan bibit unggul," katanya di Aceh Besar, Senin.
Pernyataan itu disampaiakan di sela-sela syukuran yang digelar Dinas Peternakan Aceh Besar atas prestasi daerah itu mempertahankan piala bergilir ternak ekspo tingkat provinsi. Aceh Besar menjadi pemenang ekspor ternak pada 2014, 2015, dan 2016.
Ia menjelaskan pengembangan sapi, terutama untuk penggemukan sapi yang diterapkan secara moderen dengan adanya sentuhan teknologi akan mampu meningkatkan produktivitas secara signifikan.
"Pola pemeliharaan penggemukan sapi juga harus diganti yang awalnya hanya dua ekor dengan penjualan sampai memeliharan dua tahun kini perlu sampai 10 ekor untuk satu orang peternak dengan waktu penjualan enam bulan sekali," katanya.
Menurut dia, pemeliharaan yang diterapkan selama ini oleh para petani di Kabupaten Aceh Besar diyakini tidak akan memberikan dampak signifikan kepada peternak, sebab waktu penjualan yang lama juga akan berdampak terhadap penghasilan yang didapat.
"Artinya, perlu adanya kalkulasi yang baik oleh setiap petani seperti membeli sapi untuk penggemukan yang nantinya akan dijual kembali setelah dipelihara selama enam bulan, jika ini dilakukan akan berdampak signifikan terhadap petani," katanya.
Ia juga mengatakan apa bila setiap peternakan mampu meningkatkan produktivitas daging sapi 1,5 sampai 1,7 kilogram per hari maka tingkat kesejahteraan petani akan meningkat.
"Kualitas daging dan produktivitas daging yang akan diproduksi oleh setiap peternak juga sangat tergantung pada pakan yang diberikan," katanya.
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berkomitmen meningkatkan produksi dan produktivitas sapi dalam upaya memenuhi permintaan pasar di Aceh Besar, Banda Aceh, dan Sabang, serta meningkatkan kesejahteraan petani.
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Aceh Besar Ahmad Tarmizi mengatakan untuk mengoptimalkan program pengemukan sapi perlu adanya sentuhan teknologi dalam pengelolaannya.
"Kita terus berupaya melakukan pembinaan kepada petani dan melakukan inseminasi buatan guna menghasilkan bibit unggul yang akan mampu meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani," katanya.
Pewarta: Muhammad IfdhalUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.