Lhokseumawe (ANTARA Aceh) - Wali Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Suaidi Yahya, memborong hasil kerajinan para napi wanita di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II/A Lhokseumawe, saat menyampaikan  pemberian remisi kepada napi di Lapas tersebut, Rabu.

Hal itu dilakukan Suaidi Yahya, sesaat setelah mendengar curhatan hati dari para wanita di Lapas tersebut yang disampaikan melalui Kalapas Nawawi. Oleh Nawawi, saat berbicara diatas podium harapan itu disampaikan kepada Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya.

Nawawi mengatakan, bahwa saat ini narapidana perempuan di Lapas Lhokseumawe, memiliki hasil kerajinan tangan. Namun terkendala dengan pemasaran karena keterbatasan tempat dan waktu. Oleh karena itu, sangat diharapkan kepada Wali Kota Lhokseumawe supaya mencari solusi terhadap masalah yang dihadapinya.

Keinginan Napi wanita di Lapas ini sudah saya sampaikan kepada bapak Wali Kota Lhokseumawe, sekarang kami kembalikan kepada bapak wali kota untuk menindaklajutinya, ucap Nawawi yang disambut tepuk riang para napi.

Saat Suaidi Yahya naik ke podium untuk membacakan amanat Mengkumham terkait pemberian remisi, Wali Kota Lhokseumawe itu juga menyingung akan memperhatikan hasil kerajinan tangan para napi yang ada dalam Lapas.

Sehingga dapat menjadi pemasukan bagi napi selain daripada untuk memotivasi para napi untuk terus berkarya dan belajar selama didalam Lapas.

Sedangkan untuk pemasaran hasil kerajinan para napi tersebut, Wali Kota mengarahkan, supaya Kalapas dapat berkordinasi dengan Sekdako Lhokseumawe serta Dinas Perindustrian Perdangangan dan Koperasi Kota Lhokseumawe.

"Silahkan Kalapas untuk berkordinasi dengan Sekdako dan Disperindagkop. Minimal dulu, diinstansi  pemerintahan di Lhokseumawe dapat membeli dan memakai barang hasil kerajinan para napi ini," ucap Suaidi Yahya.

Akan tetapi dirinya sangat mengharapkan supaya barang kerajinan yang dihasilkan tetap mengutamakan kualitas serta memiliki daya tarik dan juga unik, pungkas Walikota Lhokseumawe.

Usai acara seremonial pemberian remisi tersebut, Suaidi Yahya, langsung menuju ke lokasi dijajakannya barang hasil kerajinan para napi wanita tersebut,  yang berupa tempat minum, vas bunga dan lain-lain sebagainya yang terbuat dari kaca.

Sesaat berbincang dengan para napi wanita yang menjajakan barang hasil kerajinannya didalam Lapas kepada rombongan pengunjung, Wali Kota Lhokseumawe langsung mengatakan, akan memborong semua barang yang dijual tersebut.

"Tolong dihitung berapa, kita ambil semua barang-barang ini," ucapnya sambil membayar dengan sejumlah uang kepada salah seorang napi wanita. 



Pewarta: Mukhlis
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026