Blangpidie (ANTARA Aceh) - Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke VI tingkat Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang diselenggarakan di komplek perkantoran bupati setempat resmi ditutup oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Thamrin, Selasa, malam
MTQ yang dibuka pada Jumat (7/10) malam lalu oleh Bupati Abdya, Jupri Hassannuddin diikuti oleh ratusan perserta kafilah dari sembilan kecamatan dalam kabupaten setempat berjalan dengan lancar dan sukses tanpa ada kendala ataupun hambatan.
''Semua cabang yang diperlombakan pada MTQ ini baik Tartil, Tilawah, Hifzil Quran, Fahmi Quran, Khattil Quran dan bidang Qiraah Sab’ah berjalan dengan lancar,'' kata Hanafiah, ketua Panitia Pelaksana dalam laporannya.
Sementara itu, Sekda Abdya, Thamrin mengatakan, semangat untuk membaca dan menghayati kalam ilahi, mendalami isinya serta mengamalkan ajarannya jangan hanya tumbuh sekaligus layu dalam momen-momen seperti MTQ ini saja, tetapi harus dipandang sebagai kebutuhan bagi setiap muslim.
''Kami berharap MTQ ke VI yang telah kita laksanakan ini hendaknya bisa menjadi acuan untuk masa-masa akan datang. Jadi, bagi peserta yang meraih juara kami ucapkan selamat dan semoga prestasi ini bisa dipertahankan serta ditingkatkan lagi di masa mendatang,'' katanya
Kata dia, prestasi yang harus di pertahankan tersebut tidak hanya pada tingkat kabupaten semata, akan tetapi juga harus diupayakan ke tingkat provinsi ataupun nasional bahkan ke tingkat internasional sekalipun.
''Bagi kafilah yang belum berhasil menunjukkan prestasi dalam even MTQ ini agar terus berlatih dan memacu diri untuk berprestasi di kesempatan yang akan datang,'' katanya
Kepada seluruh peserta MTQ, dia mengigatkan bahwa semangat musabaqah untuk mengraih penghargaan tidak selayaknya sampai menggeser niat ikhlas dalam meningkatkan syiar Al-Quran dan membudayakannya dalam kehidupan sehari-hari selaku umat islam.
Terpenting, katanya, dalam kegiatan ini adalah tumbuhya kesadaran dan semangat untuk mempelajari kandungan Al-Quran. Karena, hakekat dari MTQ ini adalah bagaimana kita mampu memahami, menghayati dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
''Marilah kita jadikan kegiatan MTQ yang telah berakhir ini sebagai momentum untuk kita kembali mendalami Al-Quran dan menjadikan generasi muda sebagai generasi Qur’ani,'' demikian Thamrin
Pewarta: SuprianUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.