Sabang (ANTARA Aceh) - Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Aceh Teuku Muhammad Nurlif menyatakan, manajemen Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) harus dibenahi agar keberadaan lembaga itu benar-benar mampu meningkatkan ekonomi di wilayah paling ujung barat Indonesia itu.

"Saya optimis suatu saat Sabang akan menjadi sejarah baru dalam dunia perdagagan. Namun semua harus dibenahi dari sumber daya manusia sampai ke manajemen BPKS harus dibenahi," kata mantan Anggota DPR RI itu di Sabang, Minggu.

Ia mengakui dirinya terlibat langsung dalam pembahasan aturan dan pembentukan BPKS.

Ia berharap dukungan dari semua pihak untuk mewujudkan percepatan pembagunan berbagai infrastruktur kepelabuhanan di kawasan pelabuhan bebas Sabang.

"BPKS perlu melakukan redesain dan saya berharap dukungan penuh dari pemerirah pusat untuk percepatan pembagunan infrastruktur di Sabang," harap dia.

Menurutnya, BPKS dibentuk untuk melakukan pengelolaan kawasan pedagagang dan pelabuhan bebas Sabang, namun sarana yang dimiliki masih relatif terbatas.

"Semua pihak harus duduk melakukan redesain supaya pelabuhan bebas Sabang menjadi salah satu destinasi kapal-kapal besar," tuturnya.

Ia menambahkan, pulau terluar Indonesia ini letaknya sangat strategis dan semua tahu rutasan kapal besar melintasi Selat Malaka dan Samudera Hindia.

Artinya, jika pelabuhan bebas Sabang dikelola dengan optimal ia yakin aktifitas di pelabuhan nantinya mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Sabang, Aceh bahkan Indonesia secara umum.




Pewarta: Irman Yusuf
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026