Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Calon wali kota petahana Banda Aceh Hj Illiza Saaduddin Djamal mengapresiasi keberadaan Bank Negara Indonesia (BNI), karena banyak berkontribusi pada pembangunan di ibu kota Provinsi Aceh tersebut.
"BNI banyak berkontribusi bagi pembangunan di Kota Banda Aceh. Dan kami berharap kontribusi ini terus berlanjut di masa mendatang," katanya pada pengundian program Rejeki BNI Taplus di Banda Aceh, Sabtu malam.
Hj Illiza merupakan Wali Kota Banda Aceh yang saat ini sedang cuti di luar tanggungan negara. Yang bersangkutan cuti karena kembali mencalonkan diri sebagai wali Kota Banda Aceh 2017-2022.
Hj Illiza yang hadir sebagai tokoh masyarakat mengatakan, di antara kontribusi BNI adalah membangun hutan kota di Desa Tibang, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh.
Hutan kota ini, sebut dia, merupakan modal bagi masyarakat Kota Banda Aceh. Dengan hutan ini, udara di ibu kota Provinsi Aceh menjadi segar, dan ini meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
"Hutan Kota di Tibang ini menjadi inspirasi bagi Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Ketika ia berkunjung ke Aceh, Ridwan Kamil menyatakan akan membangun hutan kota di Bandung," kata dia.
Sementara itu, pada pengundian Rejeki BNI Taplus, nasabah BNI Cabang Kuala Tanjung, Sumatera Utara meraih hadiah utama Toyota Sienta. Sedangkan 18 nasabah BNI lainnya, meraih hadiah sepeda motor.
Head of Consumer and Ritel (HCR) BNI Kantor Wilayah Medan, Nurdiana Lubis mengatakan undian program Rejeki BNI Taplus merupakan bentuk apresiasi pihaknya kepada para nasabah, khususnya yang aktif bertransaksi setiap bulannya.
"Hadiah undian ini terdistribusi ke semua cabang BNI di wilayah Sumatera Utara dan Aceh. Artinya setiap cabang ada pemenangnya," kata Nurdiana Lubis menyebutkan.
Ia mengatakan, program Rejeki BNI Taplus yang diundi tersebut merupakan untuk tahap pertama dari dua tahap pada tahun 2016. Pemenang setiap tahap bisa mengikuti undian pada tahap berikutnya.
"Artinya, nasabah bisa menang berulang kali. Ada 99 nomor rekening yang diundi dengan jumlah kupon lebih dari empat juta lembar. Nasabah yang mengikuti undian ini rekeningnya minimal Rp1 juta dan dua kali bertransaksi dalam sebulan," kata Nurdiana Lubis.
Pewarta: M Haris SAUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026