Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal- Farid Nyak Umar menyatakan komitmenya untuk terus membenahi sektor pariwisata di ibu kota Provinsi Aceh itu.
''Insya Allah kami akan terus membenahi sektor pariwisata di Banda Aceh dan dalam pengembangannya akan melibatkan masyarakat setempat sehingga sesuai dengan kearifan lokal dan tidak bertentangan dengan syariat Islam,'' kata Calon Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal di Banda Aceh, Jumat.
Illiza menjelaskan syariat Islam yang diterapkan di Banda Aceh juga tidak menghambat kemajuan pariwisata, karena sebelumnya Pemko Banda Aceh sudah mencanangkan Banda Aceh sebagai tujuan wisata Islami dunia, (World Islamic Tourism).
''Kita upayakan agar syariat Islam berjalan dengan sempurna dan pariwisata juga jalan dan tidak bertentangan dengan kearifan lokal serta agama kita,'' katanya.
Pihaknya akan terus berjuang bersama-sama mewujudkan Banda Aceh sebagai salah satu tujuan wisata Islami di dunia, karena memiliki banyak hal yang tidak ditemukan di daerah lainnya.
Calon wakil wali kota Banda Aceh Farid Nyak Umar menyebutkan ribuan wisatawan berkunjung ke Banda Aceh setiap bulannya dan diharapkan akan meningkatkan ekonomi masyarakat.
''Kita tahu kalau pariwisata akan memberikan dampak positif untuk sektor lainnya seperti transportasi, hotel, rumah makan, pedagang dan juga produk-produk UKM,'' katanya.
Menurut dia salah satu upaya mengoptimalkan pengembangan pariwisata yang lebih baik di masa mendatang perlu didukung oleh sebuah regulasi yang lengkap.
Pilkada Banda Aceh diikuti dua pasangan calon wali kota dan wakil wali kota masing-masing Illiza Sa"aduddin Djamal dan Farid Nyak Umar dan pasangan Aminullah Usman dan Zainal Arifin.
Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh periode 2017-2022 digelar 15 Februari 2017. Pemilihan tersebut digelar serentak dengan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh serta pemilihan 19 bupati/wali kota dan wakil dari 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh.
Pewarta: Muhammad IfdhalUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.