Tapaktuan (ANTARA Aceh) - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Selatan selama berlangsungnya proses penyortiran dan pelipatan menemukan surat suara yang rusak, sehingga perlu diganti.
Ketua Divisi Logistik dan Keuangan pada KIP Aceh Selatan Saiful Bismi di Tapaktuan, Selasa mengatakan, surat suara yang ditemukan dalam kondisi rusak tersebut murni disebabkan kesalahan proses percetakan.
"Bentuk kerusakan tersebut diantaranya adalah sebagian ada lembarannya yang tidak terdapat form tandatangan KPPS. Selain itu ada juga yang kena noda tinta dan kertasnya berkerut serta sebagian lainnya robek," tambah dia.
Pihaknya, tegas Saiful, memastikan bahwa surat suara yang mengalami kerusakan tersebut tidak akan mengganggu proses Pilkada tanggal 15 Februari 2017, karena segera minta gantinya.
"Kami pastikan bahwa hal ini bukan sebuah persoalan, sebab surat suara yang rusak segera akan kami minta penambahan kembali kepada KIP Aceh. Sedangkan surat suara yang rusak tersebut segera akan dilakukan pemusnahan dengan disaksikan pejabat Forkopimda," ujarnya.
Dibagian lain, Saiful menjelaskan KIP Aceh Selatan telah menuntaskan proses penyortiran dan pelipatan sebanyak 157.090 lembar surat suara enam pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh selama dua hari terhitung Minggu dan Senin (29-30/1).
Proses pelipatan surat suara tersebut digelar di tenda yang didirikan di depan Aula Gedung Diklat BKPP Tapaktuan dengan penjagaan ketat aparat kepolisian dari Polres Aceh Selatan dan Brimob Kompi Trumon bersenjata lengkap.
"Seluruh surat suara ini langsung dikirim oleh perusahaan percetakan dari Jakarta melalui Kantor PT POS Medan, Sumatera Utara. Setelah tiba di Medan langsung kami jemput dan surat suara tersebut baru tiba di Tapaktuan pada Jumat (27/1).
Setelah disortir seluruh surat suara tersebut langsung dilakukan proses pelipatan pada Minggu (29/1). Untuk mempercepat proses pelipatan KIP Aceh Selatan melibatkan sebanyak 120 orang pekerja yang berasal dari masyarakat Tapaktuan.
Para pekerja yang berjumlah 120 orang dengan upah sebesar Rp200/lembar surat suara tersebut, sambung Saiful, mampu menuntaskan proses pelipatan setengah dari jumlah keseluruhan surat suara pada hari pertama Minggu. Proses pelipatan dilanjutnya Senin.
Saiful menjelaskan jumlah keseluruhan surat suara sebanyak 157.090 lembar tersebut, merupakan gabungan surat suara cadangan sebanyak 2,5 persen dari jumlah tempat pemungutan suara (TPS) sebanyak 391, sehingga surat suara cadangannya berjumlah 4.017 lembar.
Ditambah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 153.073 jiwa sehingga surat suara seluruhnya berjumlah 157.090 lembar.
Sedangkan terkait kotak suara, sambung Saiful, pihaknya akan mendistribusikan sebanyak 445 unit kotak suara pada tanggal 13 - 14 Februari 2017 bersamaan dengan logisktik Pilkada lainnya.
Jumlah kotak suara tersebut, jelas Saiful, terdiri dari 391 unit akan ditempatkan di masing-masing TPS dan sisanya 54 unit lagi akan ditempatkan di Kantor Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).
Pewarta: Hendrik: Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.