Tapaktuan (ANTARA Aceh) - Kawasan Gunung Alur Naga, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Senin, mengalami longsor sehingga batu besar menutupi badan jalan yang mengakibatkan terganggunya arus lalu lintas dari dan ke wilayah itu.

Keterangan yang dihimpun menyebutkan, batu longsor ke atas badan jalan tersebut terjadi secara tiba-tiba pada pukul 12.45 WIB. Saat bongkahan batu jatuh cuaca di wilayah tersebut sedikit mendung disertai curah hujan intensitas sedang.

Sebelumnya di jalan lintas nasional Tapaktuan-Medan, Sumut, itu juga terjadi longsor pada Sabtu (25/2) malam di perbatasan Gampong (desa) Lhok Bengkuang dengan Gampong Batu Itam, Kecamatan Tapaktuan.

Beruntung saat bongkahan material batu berukuran sedang dan besar dengan jumlah mencapai puluhan tersebut jatuh dari gunung yang menjulang tinggi di sisi badan jalan negara tersebut, tidak ada pengendara kendaraan bermotor yang sedang melintas, sehingga tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi SIK melalui Kapolsek Kota Tapaktuan AKP Mustafa yang ditemui di lokasi menyebutkan, pascaterjadi longsor, arus lalu lintas sempat terganggung selama beberapa saat, karena petugas kepolisian yang sudah tiba di lokasi dengan sigap langsung menutup akses jalan untuk menghindari jatuhnya korban jiwa.

Untuk memulihkan arus lalu lintas, petugas kepolisian bersama Dinas Pekerjaan Umum Aceh Selatan mengerahkan satu unit alat berat Loder ke lokasi untuk membersihkan seluruh material batu dan kayu yang menutupi badan jalan yang dibangun berkonstruksi kontilever di sepanjang tebing gunung tersebut.

Pantauan di lokasi, proses pembersihan material batu dan kayu dari atas badan jalan sampai pukul 15.10 WIB masih terus berlangsung, sedangkan arus lalu lintas sudah normal kembali di bawah pengawalan petugas kepolisian yang memberlakukan sistem buka tutup.

Menyikapi kejadian longsoran batu yang terjadi sejak beberapa hari terakhir tersebut, Kapolsek Mustafa mengimbau kepada para pengendara kendaraan bermotor yang melintas di kawasan tersebut agar ekstra berhati-hati, karena dengan cuaca sering hujan selama ini sangat berpotensi akan kembali terjadi longsor susulan.

"Imbauan ini khususnya kami tujukan kepada para pengendara yang melintas pada malam hari apalagi saat cuaca sedang di guyur hujan lebat. Bahkan untuk sementara waktu kami minta disaat cuaca sedang hujan, mohon dihentikan dulu perjalanan melintasi kawasan gunung Tapaktuan, untuk menghindari jatuhnya korban jiwa," kata Mustafa.



Pewarta: Hendrik
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026