Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Provinsi Aceh menjadi tuan rumah penyelenggara temu Profesi dan Kongres Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) VII, Minggu.
Pelaksanaan temu profesi dan Kongres Perhiptani VII tersebut digelar serangkaian dengan pelaksanaan Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalah (KTNA) XV tahun 2017 di Provinsi Aceh, 6-11 Mei 2017.
"Kegiatanÿtemu profesi ini dihadiri lebih 700 orang dari seluruh Indonesia dan sebanyak 600 orang diantaranya merupakan peserta kongres Perhiptani VII yang terdiri dari unsur DPP, DPW, DPD, maupun penyuluh swasta ataupun swadaya," kata Ketua DPW Perhiptani Aceh, Nasaruddin di Banda Aceh.
Ia mengatakan kegiatan tersebut berlangsung di Taman Budaya Banda Aceh dan di buka langsung oleh Ketua Umum DPP Perhiptani, Isran Noor.
"Kita berharap melalui temu profesi Penyuluh ini dapat menghasilkan rekomendasi untuk menjamin eksistensi organisasi Perhiptani dan menjadi masukkan penting dalam agenda kebijakan Pemerintah di bidang penyuluhan pertanian dengan tujuan utama meningkatkan taraf kesejahteraan petani dan masyarakat," katanya.
Nasaruddin yang juga Bupati Aceh Tengah tersebut mengatakan Kongres yang mengangkat tema "Eksistensi Perhiptani dalam Optimalisasi Penyuluhan Pertanian" juga merupakan landasan untuk menentukan program prioritas yang akan dilakukan sekaligus memilih kepengurusan Perhiptani Pusat periode di masa mendatang.
Ketua Umum DPP Perhiptani, Isran Noor memberi apresiasi terhadap semangat masyarakat Aceh yang telah mempersiapkan dengan baik event Penas Petani Nelayan XV tahun 2017 yang di dalamnya termasuk kegiatan temu profesi penyuluh tersebut.
Pewarta: Muhammad Ifdhal: Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.