Banda Aceh (ANTARA) - Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin kunjungan kerja ke Aceh guna meninjau fasilitas pendidikan dan sistem pelatihan di Resimen Induk Kodam (Rindam) Iskandar Muda yang berlokasi di Mata’i, Aceh Besar.
"Kunjungan kerja Menhan RI ke Aceh untuk meninjau langsung fasilitas pendidikan dan sistem pelatihan di Resimen Induk Kodam (Rindam) Iskandar Muda," kata Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal di Aceh Besar, Senin.
Pernyataan itu disampaikan di sela-sela menyambut kedatangan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin di Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda (Lanud SIM), Blang Bintang.
Ia menjelaskan kunjungan Menhan ke Aceh juga bagian dari upaya Kementerian Pertahanan dalam meningkatkan pembinaan sumber daya manusia prajurit TNI AD, khususnya di bidang pendidikan dan pelatihan militer.
Ia mengatakan pendidikan dan pelatihan di Rindam IM adalah fondasi utama dalam mencetak prajurit yang disiplin, tangguh, dan siap menjalankan tugas negara.
"Dengan perhatian langsung dari Menteri Pertahanan, kami semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan prajurit di lingkungan Kodam IM," kata Pangdam IM.
Baca: Pangdam IM siapkan Yonif 117/KY jadi Batalyon komposit PRCPB
Mayjen TNI Niko Fahrizal menambahkan bahwa dalam menghadapi tantangan pertahanan yang semakin kompleks, sistem pendidikan dan pelatihan prajurit harus selalu beradaptasi dengan perkembangan zaman serta kebutuhan operasional.
Karena itu peningkatan kualitas instruktur, modernisasi metode latihan, serta pengadaan fasilitas pendidikan yang lebih baik menjadi prioritas utama di lingkungan Rindam IM.
Mayjen TNI Niko Fahrizal juga berharap bahwa kunjungan kerja Menteri Pertahanan RI ke Aceh dapat memberikan dampak positif bagi penguatan sistem pertahanan dan pembinaan personel di wilayah Kodam Iskandar Muda.
"Kami berharap kunjungan ini semakin memperkuat sinergi antara Kementerian Pertahanan dan Kodam Iskandar Muda dalam membangun sistem pendidikan militer yang lebih baik. Dengan sumber daya manusia yang unggul dan profesional, maka pertahanan negara akan semakin kokoh," katanya.
Ia mengatakan kunjungan kerja tersebut menjadi momentum penting dalam mendorong penguatan sistem pendidikan dan pelatihan militer di lingkungan Rindam IM, guna mencetak prajurit TNI AD yang profesional, berintegritas, serta siap menjalankan tugas pertahanan negara di berbagai kondisi.
Dalam kunjungan tersebut, Menhan mendengarkan paparan dari Komandan Rindam IM, Kolonel Inf Hasandi Lubis terkait penyelenggaraan pendidikan dan latihan prajurit TNI AD, termasuk inovasi metode pembelajaran guna meningkatkan kualitas dan kesiapan tempur prajurit.
Menhan RI juga menyempatkan diri untuk meninjau langsung barak para Siswa TNI, dapur siswa serta fasilitas pendidikan di Rindam IM.
Baca: Kodam IM buka pendaftaran Taruna akademi 2025