Banda Aceh (ANTARA) - Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Aceh bekerja sama dengan sejumlah tenaga kesehatan memberi dukungan psikososial untuk anak-anak korban terdampak banjir di Kabupaten Aceh Utara sehingga mereka pulih dari bencana yang dialami.
Ketua FJPI Aceh Saniah LS di Banda Aceh, Rabu, mengatakan dukungan psikososial tersebut diberikan kepada anak-anak korban banjir di Desa Paya Rebo Lhok, Kecamatan Sawang, Kabu di Aceh Utara.
"Dukungan psikososial ini sebagai upaya memulihkan trauma anak-anak terdampak bencana. Bencana banjir bandang akhir November 2025 membuat anak-anak trauma. Apalagi sebagian dari mereka masih tinggal di pengungsian," katanya.
Selain dukungan psikososial, kata dia, FJPI Aceh bekerja sama dengan tenaga kesehatan juga memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan bagi korban bencana lanjut usia. Layanan kesehatan tersebut untuk memastikan warga lanjut usia tetap sehat pascabencana.
Saniah LS mengatakan pihaknya juga menyalurkan bantuan kemanusiaan seperti kebutuhan pokok dan lainnya kepada masyarakat terdampak bencana di sejumlah kabupaten kota di Provinsi Aceh.
"Bantuan tersebut berasal dari FJPI Pusat serta donasi dari berbagai daerah, termasuk dari Papua. Bantuan tersebut disalurkan kepada korban bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Kota Langsa, Kabupaten Aceh Timur, dan Kabupaten Aceh Utara," katanya.
Menurut dia, FPJI Aceh tergerak menjadi perpanjangan tangan masyarakat untuk membantu menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada para korban banjir bandang.
Ia menyebutkan korban bencana di beberapa wilayah masih menghadapi kesulitan. Banyak korban bencana tidak dapat kembali ke rumah karena tempat tinggal yang selama ini ditempati hilang serta masih tertimbun lumpur lebih dari satu meter.
"FJPI Aceh masih membuka donasi untuk korban bencana. Uluran tangan bagi penyintas banjir masih dibutuhkan. Kami mengajak masyarakat untuk terus membantu korban banjir di Provinsi Aceh," kata Saniah LS.
Pewarta: M.Haris Setiady AgusEditor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026