Jakarta (ANTARA) -

Perum LKBN ANTARA mengirim tim liputan khusus Bangkit Sumatera ke Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar) untuk memperkuat publikasi langkah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi berbagai fasilitas terdampak bencana oleh pemerintah secara menyeluruh.

 

Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar mengatakan pengiriman tim tersebut untuk menunjukkan pemerintah telah berjuang besar, sekaligus membuktikan kehadiran ANTARA sebagai kantor berita negara yang aktif, hadir dan relevan menyampaikan fakta lapangan kepada publik secara berimbang dan berkelanjutan.

 

"Selaku kantor berita, kami mengirimkan kembali tim liputan khusus dua kali lipat untuk memperkuat liputan di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat," kata Benny saat melepas tim liputan khusus Bangkit Sumatera di Jakarta, Kamis.

Baca juga: LKBN ANTARA salurkan kebutuhan dasar untuk korban banjir Aceh Tamiang

 

Sebanyak 15 wartawan senior, mencakup jurnalis teks, fotografer dan jurnalis video termasuk media sosial dikerahkan untuk berjuang bersama menghadirkan harapan melalui liputan mendalam tentang kerja nyata pemerintah di wilayah terdampak bencana di Sumatera.

 

Peliputan, lanjutnya, diarahkan untuk memastikan masyarakat mendapatkan berita yang komprehensif terkait upaya pemerintah melakukan pemulihan fasilitas umum, sosial dan pemerintahan agar layanan dan fasilitas publik pulih.

 

Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar menjawab pertanyaan awak media pelepasan tim ANTARA bertajuk 'Bangkit Sumatera' di Jakarta, Kamis (22/1/2026). ANTARA/Harianto


Baca juga: LKBN ANTARA serahkan bantuan untuk warga terdampak bencana di Pidie Jaya

 

Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir Balaw yang hadir secara daring menyampaikan apresiasi ANTARA yang mengirimkan tim pemberitaan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera, sekaligus menekankan pentingnya informasi berimbang yang akurat kepada publik.

 

Menurut dia, pemerintah telah melakukan berbagai upaya terpadu di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat sejak sehari setelah bencana. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian segera hadir ke lokasi bencana, hingga Presiden Prabowo Subianto yang meninjau langsung lokasi terdampak bencana. 

 

Beragam tanggapan masyarakat dan pemberitaan negatif kerap memojokkan pemerintah, meski aparat pusat dan daerah bekerja sejak hari pertama setelah bencana terjadi dengan menyediakan logistik, layanan kesehatan, serta dukungan TNI-Polri secara intensif, ujar dia.

 

Ia menilai masyarakat awam kerap belum mengetahui pekerjaan tersebut. Karenanya peran ANTARA dibutuhkan untuk menyampaikan informasi faktual mengenai kerja teknis pemerintah di lapangan secara objektif, berimbang dan akurat.

 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: ANTARA perkuat publikasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026