Banda Aceh (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh menyatakan sebanyak 270 mahasiswa Politeknik Statistika STIS (Polstat STIS) akan diterjunkan untuk melaksanakan percepatan  pendataan lapangan wilayah terdampak bencana di Aceh. 

"Mahasiswa Polstat STIS akan terlibat dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, sekaligus terintegrasi dengan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Polstat STIS Tahun 2026," kata Plh Kepala BPS Provinsi Aceh, Abd. Hakim di Banda Aceh, Kamis.

Pernyataan itu disampaikan usai menyambut kedatangan 270 mahasiswa Politeknik Statistika STIS (Polstat STIS) dari total 510 mahasiswa Polstat STIS yang terlibat dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar.

Ia menjelaskan penugasan lapangan tersebut tersebar di beberapa wilayah yaitu Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Gayo Lues, Bener Meriah, dan Pidie Jaya.

Ia mengatakan pendataan tersebut bertujuan menghasilkan data rinci dan mutakhir sebagai dasar perencanaan pemulihan pascabencana.

Baca: 18.366 kelompok rentan terdampak banjir di Aceh Utara

Dalam kesempatan itu ia berpesan kepada seluruh mahasiswa kesempatan bertugas di lapangan merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi mahasiswa.

"Pengalaman ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran secara praktis, tetapi juga sebagai bekal penting dalam membentuk sikap profesional dan tanggung jawab di dunia kerja nantinya," katanya.

Karena itu ia berharap agar para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin yakni dengan bertugas dengan penuh tanggungjawab dan melakukan yang terbaik dalam setiap amanah yang diberikan.

Ia mengatakan Kegiatan pendataan tersebut mencerminkan peran aktif BPS dalam mendukung penyediaan data pascabencana yang cepat dan dapat dipertanggungjawabkan. 

Ia mengatakan sesuai Keputusan Presiden Nomor 1 Tahun 2026, BPS menjalankan peran sebagai koordinator pengelolaan data dalam Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam.

Pendataan lapangan dilaksanakan pada 15 hingga 26 Januari 2026 oleh mahasiswa Polstat STIS bersama pegawai BPS untuk mendata rumah tangga terdampak, kondisi rumah, serta infrastruktur yang rusak.

Baca: 155.193 jiwa korban bencana Aceh masih bertahan di pengungsian



Pewarta: M Ifdhal
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026