Banda Aceh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyatakan telah mengusulkan perbaikan rumah rusak berat akibat banjir dan longsor pada akhir November 2025 sebanyak 9.707 unit.

"Bupati Aceh Utara telah menerbitkan SK terkait data rumah yang rusak akibat bencana 26 November 2025 untuk disampaikan ke Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera," kata Juru Bicara Pemerintah Aceh Utara Muntasir Ramli yang dihubungi di Banda Aceh, Rabu.

Selain menyampaikan data rumah rusak berat, Pemkab Aceh Utara juga memberikan data rumah rusak sedang sebanyak 26.398 unit dan rusak ringan 62.890 unit.

Ia mengatakan rumah yang rusak akibat banjir bandang dan longsor di kabupaten itu tersebar di 27 kecamatan dengan 852 gampong.

Baca: Bupati Aceh Utara usul revitalisasi 11 ribu hektare sawah ke Mentan

"Data yang kita usulkan ke satgas merupakan hasil verifikasi yang telah dilakukan dari tingkat terendah yakni gampong/desa," katanya.

Pihaknya berharap seluruh data yang disampaikan dapat diakomodasi sehingga warga yang tertimpa musibah dapat kembali tinggal di rumah masing-masing.

Berdasarkan data pusat informasi posko bencana banjir BPBD Kabupaten Aceh Utara, jumlah warga yang masih mengungsi sebanyak 33.261 jiwa yang tersebar di 137 titik.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkab Aceh Utara usulkan perbaikan 9.707 unit rumah rusak berat



Pewarta: M Ifdhal
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026