Aceh Barat (ANTARA) - Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat menargetkan penerimaan sebanyak 800 orang calon mahasiswa/mahasiswi baru tahun akademik 2026-2027 tiga jalur seleksi.

“Untuk penerimaan mahasiswa baru tahun 2026, STAIN Meulaboh menargetkan 800 mahasiswa baru, dengan rincian Jalur SPAN-PTKIN sebanyak 320 mahasiswa, UM-PTKIN 280 mahasiswa, dan jalur mandiri sebanyak 200 mahasiswa,” kata Wakil Ketua Bidang Akademik dan Kemahasiswaan STAIN Meulaboh, Aceh Barat, Dr Erizal dalam keterangan diterima ANTARA di Meulaboh, Senin.

Erizar mengatakan target tersebut disesuaikan dengan daya tampung program studi serta kebutuhan peningkatan kualitas dan kuantitas mahasiswa.

Ia menjelaskan, jalur Seleksi Prestasi Akademik Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) diperuntukkan bagi siswa berprestasi dari madrasah aliyah, SMA, dan SMK sederajat, sementara Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) merupakan jalur seleksi nasional berbasis ujian. 

Ada pun jalur mandiri disiapkan untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi calon mahasiswa yang belum lulus pada jalur sebelumnya.

Erizal mengingatkan pentingnya peran operator sekolah dalam pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS)pada jalur SPAN-PTKIN. Pengisian PDSS oleh operator sekolah dijadwalkan mulai 5 Januari hingga 7 Februari 2026, sedangkan pendaftaran oleh siswa berlangsung pada 11–28 Februari 2026.

“Operator sekolah harus memastikan data PDSS terisi dan tervalidasi dengan baik. Jika PDSS tidak diselesaikan, maka siswa tidak dapat mendaftar melalui jalur SPAN-PTKIN,” katanya menambahkan.

STAIN Meulaboh juga menyediakan berbagai program beasiswa bagi mahasiswa, di antaranya Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, beasiswa hafiz Al-Qur’an, serta beasiswa lainnya.

“Khusus bagi mahasiswa hafiz Al-Qur’an minimal 5 juz, akan mendapatkan pembebasan biaya SPP,” katanya.

Sebagai upaya meningkatkan target penerimaan calon mahasiswa dan mahasiswi baru pada tahun ini, pihaknya juga terus melakukan kegiatan sosialisasi secara masif ke sekolah dan madrasah di wilayah pantai barat selatan Aceh, serta melalui berbagai platform media, baik daring maupun luring. 

Langkah ini bertujuan untuk memberikan informasi yang utuh dan merata kepada masyarakat terkait pilihan program studi, jalur seleksi, serta keunggulan akademik STAIN Meulaboh.

Ketua STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Prof Dr . H. Syamsuar , MAg menyampaikan, kegiatan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru merupakan bagian dari komitmen institusi dalam memperluas akses pendidikan tinggi keagamaan Islam yang berkualitas bagi masyarakat, khususnya di wilayah barat selatan Aceh.

Syamsuar menjelaskan, STAIN Meulaboh terus berupaya menghadirkan pendidikan tinggi keagamaan Islam yang unggul, moderat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sosialisasi ini menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan keunggulan akademik, layanan kemahasiswaan, serta peluang beasiswa yang tersedia bagi calon mahasiswa.

Ia menambahkan, STAIN Meulaboh tidak hanya fokus pada peningkatan jumlah mahasiswa, tetapi juga pada penguatan mutu lulusan agar mampu bersaing dan berkontribusi bagi pembangunan daerah dan nasional.

“Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa yang masuk ke STAIN Meulaboh mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan berdaya saing. Karena itu, kami mengajak para lulusan madrasah dan sekolah untuk tidak ragu melanjutkan studi di sini,” tuturnya.

Baca juga: STAIN Meulaboh salurkan bantuan mitra Malaysia untuk korban banjir bandang Aceh Barat dan Nagan Raya



Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026