Banda Aceh (ANTARA) - Komandan Jenderal (Danjen) Akademi TNI, Letjen TNI Sidharta Wisnu Graha, mengingatkan Taruna dan Kadet yang bertugas dalam pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang harus ikhlas membantu masyarakat terdampak.
“Pentingnya pengabdian terintegrasi lintas matra, harus menjadi pondasi persaudaraan di antara Taruna dan Kadet, tanpa sekat institusi, demi tercapainya tujuan bersama dalam membantu pemulihan wilayah,” kata Letjen TNI Sidharta Wisnu Graha dalam keterangannya, di Aceh Tamiang, Selasa.
Pesan itu disampaikan dalam arahannya kepada ratusan Taruna dan Kadet yang tergabung Satuan Tugas Taruna (Satgastar) dan Latihan Integrasi Taruna Nusantara (Latsitardanus) ke-46, di Lapangan Batalyon Infanteri, Yonif 111/Karma Bhakti, Kabupaten Aceh Tamiang.
Apel ini turut dihadiri Rektor Universitas Pertahanan, Gubernur Akademi Angkatan dan Akademi Kepolisian, Direktur Pendidikan Akademi TNI, serta para pejabat TNI dan Polri wilayah Aceh Tamiang.
Dirinya menegaskan, kehadiran Taruna dan Kadet di Aceh Tamiang untuk berbakti kepada bangsa dan negara, dan harus dilandasi dengan niat yang tulus serta ikhlas dalam menolong masyarakat terdampak pascabencana.
Ia menyampaikan, seluruh Taruna dan Kadet harus mengimplementasikan nilai-nilai petarung dengan mempedomani sikap dan perilaku selama menjalankan pengabdian di Aceh Tamiang.
“Kehadiran Taruna dan Kadet dengan semangat juang, empati, dan dedikasi tinggi. Harapannya dapat mendukung pemulihan wilayah dan membangkitkan harapan masyarakat. Sejalan dengan semangat Aceh Tamiang Bangkit,” demikian Letjen TNI Sidharta Wisnu Graha.
Pewarta: Rahmat FajriEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026