"Meski baru dapat hadir secara langsung, kepedulian dan doa kami senantiasa menyertai proses pemulihan pascabencana," ujarnya.
 
Sri menegaskan, proses pemulihan pascabencana membutuhkan waktu, tenaga, dan kesabaran. Meski demikian, dengan semangat kebersamaan, gotong royong serta doa dari seluruh pihak, masyarakat Pidie Jaya diyakini mampu bangkit dan pulih kembali lebih kuat.
 
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dalam upaya penanggulangan serta pemulihan pascabencana.
 
"Mudah-mudahan apa yang diberikan bisa bermanfaat dan bisa terdistribusi dengan baik," kata Sri.

Baca: LKBN ANTARA serahkan bantuan untuk warga terdampak bencana di Pidie Jaya
 
Sementara itu, Ketua Umum Seruni Kabinet Merah Putih, Tri Tito Karnavian, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas sambutan yang diberikan oleh warga Pidie Jaya, dan berharap bantuan bermanfaat bagi masyarakat terdampak.
 
"Mohon maaf kalau kegiatan ini sudah menyita waktu, perhatian dan juga banyak hal. Tapi kami yakin, itikad kami ini bermaksud baik, agar kami bisa membantu walaupun tidak bisa mengikuti semua kebutuhan masyarakat," kata Tri Tito.

Kepala BPMA, Nasri menyampaikan bahwa beberapa daerah terdampak banjir di Pidie Jaya merupakan bagian dari wilayah kerja WK Migas Aceh. 

Oleh karena itu, penanganan dan pemulihan pasca bencana di sini menjadi prioritas BPMA untuk ikut berkontribusi, bersama seluruh pemangku kepentingan, membantu masyarakat agar dapat segera bangkit dan kembali pulih.
 
Nasri juga mengucapkan terima kasih atas sinergi dengan Kementerian ESDM dan SKK Migas yang telah membantu dan memfasilitasi kegiatan pendampingan Seruni melalui KKKS Pertamina PHE dan Mubadala, sehingga kegiatan tersebut dapat berjalan dengan sukses.

"BPMA dan KKKS bersinergi penuh, tidak hanya dalam operasional hulu migas, tetapi juga dalam menjalankan peran serta sosial untuk mendukung percepatan pemulihan dan ketangguhan masyarakat di sekitar wilayah kerja," demikian Nasri.



Pewarta: Rahmat Fajri
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026