Nagan Raya (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, memastikan sebanyak 169 kepala keluarga (KK) masyarakat korban bencana alam banjir bandang di daerah setempat, setelah mulai menerima penyaluran bantuan tahap pertama biaya perbaikan rumah rusak akibat bencana alam  sebesar Rp3.73 miliar lebih dari BNPB.

“Bantuan tahap pertama  yang sudah kita terima ini untuk kategori rumah rusak ringan dan rusak sedang,” kata Wakil Bupati Nagan Raya Raja Sayang di Nagan Raya, Minggu.

Ia menyebutkan, bantuan sebesar Rp3,73 miliar lebih yang sudah diterima dan disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana alam tersebut, terdiri atas Rp1,33 miliar untuk 89 kepala keluarga (KK) dengan kategori rumah rusak ringan.

Sedangkan untuk masyarakat yang mengalami kerusakan rumah dengan kategori sedang masing-masing sebesar Rp2,4 miliar lebih, untuk 80 kepala keluarga (KK).

Raja Sayang mengatakan bantuan secara simbolis kepada masyarakat terdampak tersebut, disalurkan sesuai tingkat kerusakan rumah yaitu sebesar Rp30 juta untuk kategori rusak sedang, dan Rp15 juta untuk kategori rusak ringan.

Dia mengatakan bantuan yang diberikan merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh, berharap agar dana yang telah disalurkan ini benar-benar digunakan untuk memperbaiki rumah yang mengalami kerusakan, dan tidak digunakan untuk keperluan lain yang tidak berkaitan dengan rehab rumah.

Ia menyebutkan, besaran bantuan yang telah disalurkan ini, sebelum nya telah penilaian dan verifikasi oleh tim teknis, berdasarkan kondisi masing-masing rumah, sehingga nominal bantuan berbeda sesuai tingkat kerusakan.

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh juga mengapresiasi kerja keras tim BNPB yang telah memastikan bantuan tersalurkan dengan baik kepada masyarakat.



Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026